Pemprov Sumut Perkuat Literasi Keuangan, 3.516 Rekening Pelajar Dibuka

Daily
Oplus_131072

DAILYPOST.ID , MEDAN — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) memperkuat budaya menabung dan literasi keuangan sejak dini untuk membentuk generasi muda yang disiplin mengelola keuangan sekaligus memiliki ketahanan ekonomi.

Wakil Gubernur Sumut Surya mengatakan kebiasaan menabung perlu ditanamkan sejak usia sekolah karena dapat membentuk sikap disiplin, tanggung jawab, kesabaran, serta kemampuan merencanakan masa depan.

“Menabung tidak perlu menunggu uang banyak, bisa dimulai dari jumlah kecil secara rutin,” ujar Surya saat menghadiri Puncak Hari Indonesia Menabung di Sekolah Rakyat Terintegrasi 2, Jalan Flamboyan, Medan, Rabu (19/8/2026).

Menurut Surya, penguatan literasi keuangan penting seiring tingginya akses masyarakat terhadap layanan keuangan. Pemahaman yang memadai diperlukan agar masyarakat tidak mudah terjebak penipuan, investasi bodong, maupun pinjaman ilegal.

Sepanjang 2025, Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Sumut merealisasikan 3.516 rekening pelajar melalui Program Siswa Teladan di 10 sekolah. TPAKD juga menggelar sosialisasi literasi keuangan di 23 kabupaten/kota yang menjangkau 23.414 pelajar.

Dukungan serupa diberikan Bank Sumut melalui produk Simpanan Pelajar (Simpel). Hingga Agustus 2026, bank tersebut telah melaksanakan 155 kegiatan literasi keuangan di 143 sekolah dari jenjang TK hingga SMA dengan melibatkan 68 kantor cabang.

Direktur Utama Bank Sumut Heru Merdiansyah mengatakan program tersebut tidak hanya mengenalkan tabungan, tetapi juga layanan perbankan formal dan pengelolaan keuangan yang bertanggung jawab.

“Ke depan, materi edukasi akan dikembangkan mencakup pengenalan layanan digital, QRIS, hingga keamanan bertransaksi,” kata Heru.

Kepala OJK Provinsi Sumut Triyoga Laksito menyebut penguatan literasi dan inklusi keuangan perlu terus dilakukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan yang aman dan bertanggung jawab.

OJK, kata dia, menargetkan tingkat inklusi keuangan nasional mencapai 90% dalam waktu dekat dan 98% pada 2045.

Sementara itu, kegiatan Hari Indonesia Menabung digelar di Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 yang melayani 434 murid jenjang SD dan SMP. Sekolah tersebut diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu yang terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).(JB).

Share:   
https://wa.wizard.id/003a1b
Rekomendasi Produk TikTokShop

Promo Kursi Gaming

Rp5xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Kursi Kerja Ergonomis

Rp3xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

FOLLOW US ON FACEBOOK
FOLLOW US ON INSTAGRAM
FOLLOW US ON TIKTOK
@dailypost.id
ekakraf multimedia