Penertiban Prokes Belajar Tatap Muka, UKS Tiap Sekolah Punya Peran Penting

Dailypost.id

DAILYPOST.ID , Gorontalo Utara – Untuk memastikan penerapan protokol kesehatan (prokes) dilakukan secara disiplin di sekolah, diperlukan peran aktif Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) sebagai unit yang menjalankan usaha kesehatan di sekolah.

Hal ini wajib dilaksanakan untuk menjaga pembelajaran tatap muka terbatas berjalan dengan aman dan lancar. Sehingga tidak terjadi hal-hal yang dikhawatirkan seperti adanya klaster baru di lingkungan sekolah.

Hal tersebut sejalan dengan Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek) tentang Pencegahan Covid-19 pada satuan pendidikan.

Dari 514 kabupaten/kota di Indonesia, ada 40 kabupaten/kota yang mendapat program pendampingan UKS, termasuk Kabupaten Gorontalo Utara.

Baca Juga:   Pimpin Apel Korpri di Kecamatan Biau, Wabup Tekankan Disiplin Kehadiran dan Kinerja

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut), Irwan B. Usman, usai membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) pendampingan UKS tahun 2021 oleh kemendikbudristek, yang dilaksanakan di Disdik Kabupaten Gorut, Jum’at (29/10/2021).

Menurut Kadisdik, ada tiga hal yang menjadi esensi dasar untuk kegiatan pelaksanaan program pendampingan UKS.

“Ini memang program dari kemendikbudristek, tetapi konsep ini memang adalah sebuah implementasi kebijakan pengelolaan pendidikan dan pembelajaran dalam menyikapi kondisi pada masa pandemi,” ungkap Irwan.

Konsep pengelolaan UKS, lanjut Irwan, adalah sebuah konsep yang dilakukan untuk bagaimana mendesain lingkungan belajar yang mendukung proses pembelajaran tatap muka terbatas.

Baca Juga:   Disdik Gorontalo Utara Bahas Persiapan Penjabaran 2 Perda

Pengembangan sekolah yang sehat tentunya juga mendukung sistim pembelajaran di masa pandemi, juga mendukung kebijakan pemerintah pusat dan daerah.

“Dari dinas pendidikan sangat mensuport program ini, sebagai upaya inovasi dan kreatif pihak sekolah bagaimana mendesain lingkungan sekolah yang mendukung proses pembelajaran tatap muka,” tandas Irwan.

Kegiatan bimtek di disdik tersebut diikuti oleh 15 sekolah yang merupakan perwakilan dari masing-masing kecamatan yang ada di Kab. Gorut, dan juga melibatkan unsur dinas kesehatan. (Adv/Daily25)

Share:   
https://wa.wizard.id/003a1b
Baca Juga:   Sekcam Tomilito: Pembangunan Jembatan Tani Bubode Tidak Sesuai Prosedur
Rekomendasi Produk TikTokShop

Promo Kursi Gaming

Rp5xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Kursi Kerja Ergonomis

Rp3xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

FOLLOW US ON FACEBOOK
FOLLOW US ON INSTAGRAM
FOLLOW US ON TIKTOK
@dailypost.id
ekakraf multimedia