, Jawa Barat – Seorang pria yang mengaku sebagai anggota Brimob ditangkap oleh jajaran tim intelmob Polda Jabar kabupaten Kuningan Jawa Barat pada hari kamis (12/2/2026)
Penangkapan yang dipimpin langsung oleh Ujang RH bersama jajarannya pada hari kamis sekitar pukul 12.30 wib. Kompol Ujang RH mengatakan pelaku berinisial Matraja di amankan oleh tim intelmob Setelah menerima laporan terkait dugaan penyalahgunaan atribut kepolisian dan tindakan intimidasi terhadap aparatur desa.
Tim intelmob bergerak cepat mengejar pelaku dan dalam pengembangan kasus polisi juga mengamankan rekannya berinisial J. Berdasarkan hasil penyelidikan dari awal M dan J diduga merupakan bagian dari jaringan sindikat pemalsuan berbagai dokumen negara dan stempel instansi.
Dari hasil penggeledahan ditemukan atribut kepolisian lengkap dengan pangkat AKP yang digunakan pelaku untuk menyamar termasuk KTA Polri yang diduga palsu. Selain atribut dan KTA palsu tersebut, petugas juga menemukan dua pucuk pistol dan satu senjata Laras panjang, tidak hanya itu saja dalam penggeledahan turut didapati beberapa alat hisap narkotika jenis sabu serta plastik plastik kecil bekas sabu.
Seluruh barang bukti telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Pelaku sebelumnya mendatangi kantor desa Bantar panjang dengan menggunakan seragam kepolisian lengkap dan mengaku berpangkat ajun komisaris polisi (AKP) kehadirannya di sebut menimbulkan keresahan di lingkungan perangkat desa’ dan masyarakat sekitar.
Ujang menegaskan kepolisian tidak akan menoleransi siapapun yang mencatut nama institusi Polri untuk kepentingan pribadi maupun melakukan tindak pidana lainnya. Penyalahgunaan atribut kepolisian merupakan pelanggaran serius dan akan di proses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Setelah penangkapan tim intelmob Polda Jabar berkordinasi dengan satreskrim polres Kuningan untuk proses penyerahan pelaku beserta barang bukti guna penanganan hukum lebih lanjut di wilayah hukum setempat.
Saat yang ni kedua pelaku telah resmi di serahkan dan telah menjalani pemeriksaan intensif, polisi juga masih mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam jaringan tersebut.
Kepada desa Bantar panjang dan masyarakat setempat menyampaikan apresiasi atas respons cepat dan profesionalitas tim intelmob Polda Jabar, mereka juga berharap pimpinan tertinggi Polri dapat memberikan perhatian dan penghargaan kepada tim unit intelmob Polda Jabar yang dipimpin Kompol Ujang RH atas keberhasilan mengungkap dugaan sindikat besar tersebut.
Penangkapan ini diharapkan dapat memberikan efek jera bagi pelaku lainnya. Kepolisian akan terus meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap penyalahgunaan atribut kepolisian. Warga diharapkan dapat membantu polisi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.














