Peringatan Hari Lahir Pancasila 2025, Gubernur Gorontalo Tegaskan Bahaya Dehumanisasi Digital

Dailypost.id
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail saat menjadi inspektur upacara peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2025 di halaman Rumah Jabatan Gubernur, Senin (2/6/2025). (Foto : Diskominfotik)

DAILYPOST.ID GORONTALO Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2025 yang digelar di halaman Rumah Jabatan Gubernur Gorontalo pada Senin (2/6/2025) menjadi lebih dari sekadar seremoni tahunan. Di balik khidmatnya jalannya upacara, tersirat pesan peringatan keras dari Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, soal bahaya jika bangsa ini kehilangan arah ideologis di tengah derasnya arus pembangunan dan kemajuan teknologi.

Dengan tema nasional “Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju Indonesia Raya,” Gubernur Gusnar tidak hanya membacakan sambutan dari Kepala BPIP, namun juga menegaskan bahwa saat ini bangsa Indonesia sedang menghadapi tantangan serius: pembangunan yang tak berpijak pada nilai, serta digitalisasi yang tak disertai dengan moralitas.

“Tanpa arah ideologis, kemajuan bangsa bisa goyah. Pembangunan ekonomi tanpa nilai Pancasila dapat menimbulkan ketimpangan, sementara kemajuan teknologi tanpa bimbingan moral bisa berujung pada dehumanisasi,” tegas Gubernur dalam pidatonya yang mengundang perhatian.

Baca Juga:   Gubernur Gusnar Ismail Buka Gorontalo Swimming Championship 2026, Diikuti 213 Atlet se-Indonesia Timur

Upacara ini diikuti oleh jajaran TNI/Polri, Basarnas, ASN Provinsi Gorontalo, pelajar SMA, serta pimpinan OPD dan Forkopimda. Sejumlah tokoh perempuan seperti Ketua TP PKK, Ketua Dekranasda, hingga Ketua DPRD Provinsi juga turut hadir, memperkuat simbol kolaborasi lintas sektor.

Dalam momentum ini, Gusnar menyerukan revitalisasi nilai-nilai Pancasila ke seluruh aspek kehidupan—termasuk ruang digital yang kini menjadi medan baru pertarungan ideologi.

“Pancasila harus hadir dalam dunia pendidikan, birokrasi, ekonomi, hingga media sosial. Jangan biarkan ruang maya menjadi ajang perpecahan,” kata Gusnar penuh semangat.

Baca Juga:   Milad ke-60, Gusnar Ismail Tekankan Peran Alumni SMA Negeri 1 Kabila dalam Kemajuan Pendidikan

Upacara yang dipimpin Kompol Rian Dodo Hutagalung sebagai komandan dan Mayor Eksan Sobari sebagai perwira, berlangsung lancar dengan pengibaran bendera oleh Paskibraka Provinsi Gorontalo. Pembacaan teks UUD 1945 dilakukan oleh Chikal Tri Wahyuni Hasan, yang mewakili generasi muda masa depan bangsa.

Gubernur Gusnar juga menekankan bahwa peringatan ini bukan hanya seremoni, melainkan ajakan untuk menjadikan Pancasila sebagai dasar setiap tindakan dan kebijakan, baik oleh pemimpin maupun rakyat.

“Mari jadikan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar upacara tahunan, tetapi komitmen untuk membangun masa depan Indonesia yang maju secara moral dan sejahtera secara adil,” tutupnya.

Baca Juga:   Bertemu Sandiaga Uno, Gubernur Gusnar dan Para Bupati Bahas Strategi Besar dan Rencana Pendirian Bank Daerah Gorontalo

(Ad/d09)

 

Share:   
https://wa.wizard.id/003a1b
Rekomendasi Produk TikTokShop

Promo Kursi Gaming

Rp5xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Kursi Kerja Ergonomis

Rp3xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

FOLLOW US ON FACEBOOK
FOLLOW US ON INSTAGRAM
FOLLOW US ON TIKTOK
@dailypost.id
ekakraf multimedia