Pernah Meletus pada 1871, Warga Diminta Antisipasi Bahaya Letusan Terbaru

Dailypost.id
Aktivitas Erupsi Gunung Ruang, di Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara, pada Rabu (17/04/2024).

DAILYPOST.ID Sulut — Gunung Ruang, gunung berapi kerucut yang terletak di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, Sulawesi Utara, kembali menjadi sorotan setelah statusnya dinaikkan dari Siaga menjadi Awas oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) pada Rabu (17/4/2024) pukul 21.00 WITA.

Gunung Ruang telah mencatat letusan terbarunya pada tahun 2024 ini, mengingatkan akan potensi bahaya yang dimilikinya. Letusan Gunung Ruang tahun 1871 bahkan memicu tsunami dahsyat yang menelan korban jiwa dan merusak banyak desa di pulau-pulau terdekat.

Pada April 2022, aktivitas Gunung Ruang mulai menunjukkan peningkatan, yang mengakibatkan statusnya dinaikkan dari Normal ke Waspada oleh PVMBG. Meskipun aktivitas kemudian menurun, PVMBG masih terus melakukan evaluasi untuk menentukan penurunan statusnya kembali ke Normal.

Baca Juga:   BMKG: Puncak Musim Hujan Diprediksi Terjadi di Februari 2024

Namun, pada 16 April 2024, aktivitas Gunung Ruang kembali meningkat signifikan. PVMBG mengambil tindakan cepat dengan pertama-tama meningkatkan statusnya dari Normal ke Waspada pada pukul 10.00 WITA, dan kemudian dari Waspada ke Siaga pada pukul 16.00 WITA di hari yang sama. Letusan yang terjadi sekitar pukul 19.19 WITA pada tanggal tersebut menjadi penanda penting bagi pihak berwenang untuk mengambil langkah lebih lanjut.

Letusan terbaru ini mencatat tingkat bahaya yang lebih tinggi, sehingga PVMBG memutuskan untuk meningkatkan status Gunung Ruang menjadi Awas pada 17 April 2024 pukul 21.00 WITA. Langkah ini diambil untuk mengamankan masyarakat sekitar dari potensi bahaya yang dapat timbul akibat aktivitas gunung berapi ini.

Baca Juga:   Prakiraan Cuaca Gorontalo 5 Januari 2024: BMKG Keluarkan Peringatan Dini Terkait Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang

Dalam menghadapi potensi bahaya letusan Gunung Ruang, masyarakat diminta untuk tetap tenang namun waspada. PVMBG juga memberikan imbauan kepada warga untuk menghindari wilayah dalam radius 6 km dari pusat kawah aktif gunung, serta untuk mengikuti perkembangan aktivitas Gunung Ruang melalui aplikasi MAGMA Indonesia atau situs web resmi Badan Geologi.

Pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan instansi terkait lainnya di Sulawesi Utara diimbau untuk senantiasa berkoordinasi dengan pihak terkait, seperti Pos Pengamatan Gunung Api Ruang, Desa Tulusan, Kecamatan Tagulandang, Kabupaten Sitaro, untuk pengelolaan dan penanganan bencana ini.

Dengan meningkatnya status Gunung Ruang menjadi Awas, diharapkan upaya mitigasi dan evakuasi dapat berjalan efektif demi keselamatan masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan yang rentan terhadap dampak letusan gunung berapi ini.

Share:   
https://wa.wizard.id/003a1b
Baca Juga:   Iklim Berpengaruh pada Produksi Pertanian, Wabup Hendra: Peran BMKG Diperlukan!
Rekomendasi Produk TikTokShop

Promo Kursi Gaming

Rp5xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Kursi Kerja Ergonomis

Rp3xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

FOLLOW US ON FACEBOOK
FOLLOW US ON INSTAGRAM
FOLLOW US ON TIKTOK
@dailypost.id
ekakraf multimedia