Pra Musrenbang Zona Pantai Timur Dibuka Pj Gubsu

Biro Sumatera Utara

DAILYPOST.ID Asahan – Pj Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Hassanudin membuka Pra Musrenbang Provinsi Sumut zona pantai timur di aula Melati, kantor Bupati Asahan, Selasa (20/2/2024).

Pra Musrenbang Provinsi Sumut tersebut dihadiri oleh 12 kepala daerah yang berada diwilayah pantai timur Provinsi Sumut, seperti Kabupaten Asahan, Batu Bara, Serdang Bedagai, Langkat, Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara (Labura), Labuhanbatu Selatan (Labusel), Deli Serdang, Kota Tanjung Balai, Medan, Tebing Tinggi, dan Binjai.

Dalam kesempatan itu, Pj Gubsu Hassanudin mengatakan, forum Pra Musrenbang Provinsi Sumut ini dilakukan untuk melakukan penajaman, penyelarasan, dan klarifikasi setiap perencanaan yang dibuat oleh pemerintah daerah di zona pantai timur.

“Karena, hal ini harus kita diskusikan untuk dapat dirumuskan dalam program pembangunan daerah di masing-masing wilayah di pantai timur,” katanya.

Baca Juga:   Pelatihan Pembuatan Souvenir Digelar di Asahan, Pesertanya dari Pantai Timur Sumut

Ia juga menyampaikan isu strategis lainnya, seperti terbangunnya ruas tol Tebing Tinggi – Indrapura – Limapuluh dengan harapan, kedepan akan terbangun tol Rantauprapat menyambung ke tol Riau. Selain itu juga, dengan terbangunnya ruas tol Medan – Binjai – Stabat, yang terbangun sampai ke Langsa dan Aceh. Maka wilayah pantai timur akan terhubung dan menjadi pintu masuk arus barang dan orang dari 2 provinsi, yaitu Riau dan Aceh.

“Kita harus dapat memanfaatkan keuntungan lokasi ini dengan keberadaan infrastruktur jalan, keberadaan pelabuhan Kuala Tanjung dan Belawan. Kita juga berharap dapat menarik arus pergerakan barang dari Aceh dan Riau ke Sumut sekaligus menjadi peluang menawarkan untuk berinvestasi di Sumut, sehingga akan terbangun pusat-pusat aglomerasi,” ungkapnya.

Baca Juga:   Bank Sumut Gelar RUPS-LB

Ia juga meminta agar iklim investasi harus tercipta kondusif dengan upaya memberikan upah buruh yang kompetitif, ongkos angkut yang murah, harga dan sewa tanah yang murah bila dibandingkan provinsi lain.

Menurutnya, hal-hal seperti ini mampu menaikkan daya saing Provinsi Sumut dibandingkan provinsi lain.

“Untuk menjawab persoalan-persoalan di atas, penyusunan RKPD 2025 difokuskan pada 4 isu utama, yakni pembangunan manusia, pertumbuhan ekonomi inklusif serta pemerataan pembangunan, pembangunan infrastruktur dasar yang berkualitas, peningkatan tata kelola pemerintahan yang berkualitas dan inovastif,” pungkasnya. (Daily/Wanty)

Share:   
https://wa.wizard.id/003a1b
Baca Juga:   Presiden RI Sebut Rp 868 Miliar Dianggarkan Untuk Pembangunan IJD di Sumut
Rekomendasi Produk TikTokShop

Promo Kursi Gaming

Rp5xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Kursi Kerja Ergonomis

Rp3xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

FOLLOW US ON FACEBOOK
FOLLOW US ON INSTAGRAM
FOLLOW US ON TIKTOK
@dailypost.id
ekakraf multimedia