Gorontalo– Dalam debat publik kedua Pilkada Kabupaten Gorontalo, pasangan calon bupati dan wakil bupati nomor urut 4, Hendra Hemeto dan Wasito Sumawiyono, memperkenalkan program unggulan mereka untuk pendidikan beasiswa khusus bagi guru honorer. Program ini bertujuan mendukung peningkatan kompetensi guru honorer yang selama ini memiliki peran penting dalam mencerdaskan generasi muda di pelosok Kabupaten Gorontalo.
Hendra Hemeto menyatakan bahwa guru honorer adalah “tulang punggung pendidikan” yang kerap kurang mendapat dukungan memadai untuk berkembang.
“Guru honorer memiliki dedikasi luar biasa, namun seringkali terkendala oleh minimnya fasilitas dan pelatihan. Beasiswa ini adalah bentuk penghargaan sekaligus solusi untuk meningkatkan kualitas tenaga pendidik kita,” jelas Hendra.
Beasiswa dari Hendra-Wasito ini mencakup biaya pendidikan dan pelatihan, mulai dari workshop, sertifikasi, hingga pelatihan profesional. Melalui program ini, pasangan calon ini berharap dapat meningkatkan kapasitas guru honorer agar mereka tidak hanya berdedikasi, tetapi juga memiliki keterampilan dan pengetahuan yang semakin berkembang untuk memberikan pendidikan yang berkualitas.
Wasito Sumawiyono menambahkan, program beasiswa ini dirancang untuk memastikan mutu pendidikan yang merata, terutama di wilayah terpencil yang masih sangat bergantung pada tenaga honorer.
“Kami ingin memberikan kesempatan bagi guru honorer agar kemampuan mereka terus berkembang, sehingga siswa di seluruh Gorontalo bisa mendapatkan pendidikan yang setara dan berkualitas tinggi,” ujar Wasito.
Program ini mendapat sambutan positif dari masyarakat dan kalangan pendidikan. Banyak yang berharap program ini dapat membawa kesejahteraan dan peningkatan kualitas bagi tenaga pengajar honorer. Hendra-Wasito optimis bahwa melalui tenaga pendidik yang terlatih dan profesional, Kabupaten Gorontalo akan mampu mencetak generasi muda yang cerdas dan berdaya saing tinggi.
(d10)














