Ternyata!!! Khairil Anwar Dibunuh Anak Kandungnya Sendiri

Dailypost.id

DAILYPOST.ID , Asahan – Pasca ditemukan jasad Khairil Anwar, warga Dusun II, Desa Pasar Lembu, Kecamatan Air Joman yang terbujur kaku dengan tangan dan kakinya terikat serta mulut dan hidung terlakban di dalam rumahnya, Kamis (10/6/2021) subuh.

Menindak lanjuti peristiwa pembunuhan tersebut, tak lebih dari 24 jam, Unit Jahtanras Satreskrim Polres Asahan berhasil mengungkap kasus dan menangkap pelaku pembunuhan sadis tersebut.

Berdasarkan keterangan Polisi, pelaku pembunuhan pria berusia 57 tahun tersebut tak lain adalah anak kandungnya sendiri berinisial IS.

Tersangka sendiri berhasil diringkus personil Jahtanras Polres Asahan saat berada di rumah korban, sekira pukul 16.45 Wib, Kamis (10/6/2021).

Di Markas Polres (Mapolres) Asahan, pelaku mengaku tega menghabisi nyawa ayah kandungnya sendiri, lantaran ucapan korban yang membuatnya sakit hati.

“Di bilang ayah pula aku anak gak berguna. Padahal selama ini aku yang mengurus dia (korban). Emosi aku, langsung ku pukul lah bang,” katanya kepada Wartawan.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, sekira pukul 04.00 Wib pada waktu kejadian, dirinya mendatangi korban untuk mengantarkan makanan.

Namun, saat bertemu dengan korban, korban langsung marah-marah dan menyebut pelaku sebagai anak tak berguna.

Diduga karena diculut emosi, pelaku pun langsung memukul korban hingga tertelungkup.

“Langsung ku pukul, jatuh telungkup, trus, ku ikat pake sarung kaki sama tangan, trus ku lakban mulut sama hidungnya. Trus, ku pukul mukanya sekali sambil ku siram air. Lakban sama sarungnya punya ayah. Dah mati baru ku lakban,” ujarnya.

Selain itu, terkait uang tunai sebesar Rp 3 juta yang diamankan oleh Polisi dari dalam saku pelaku, pelaku mengaku uang tersebut dipersiapkan untuk biaya penguburan korban.

“Rp. 3 juta itu, sisa uang jual tanah 5 bulan lalu, ada Rp 18 juta. Selebihnya udah habis untuk biaya berobat sama makan ayah. Rp. 3 juta untuk biaya penguburan sama makan-makan yang nguburkan lah,” katanya.

Terkait peristiwa itu, ia mengaku menyesal atas perbuatannya kepada ayah kandungnya sendiri.

“Aku anak tunggal, uda kawin, tapi belum ada anak. Nyesal bang,” sesalnya.

Saat di konformasi, Kasat Reskrim Polres Asahan, AKP Ramadhani melalui Kanit Jahtanras, Iptu Moelyoto mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan, kejadian tersebut telah diatur oleh pelaku.

Hal tersebut dibuktikan dengan engsel pintu belakang rumah korban dalam kondisi rusak.

“Masih banyak yang perlu diungkap dari pengakuan pelaku,” pungkasnya. (Daily15/Supariono)

Share:   
https://wa.wizard.id/003a1b
Rekomendasi Produk TikTokShop

Promo Kursi Gaming

Rp5xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Kursi Kerja Ergonomis

Rp3xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

FOLLOW US ON FACEBOOK
FOLLOW US ON INSTAGRAM
FOLLOW US ON TIKTOK
@dailypost.id
ekakraf multimedia