Wagub Gorontalo Buka Rembug Utama KTNA 2026, Tegaskan Petani dan Nelayan Pilar Kedaulatan Pangan Nasional

Laode
Sumber foto : Diskominfotik Prov. Gorontalo

DAILYPOST.ID Limboto – Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, secara resmi membuka Rembug Utama Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Tahun 2026 di Aula Universitas Gorontalo (UG), Limboto, Kabupaten Gorontalo, Jumat (19/6/2026). Kegiatan yang menjadi bagian penting dari rangkaian Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII ini diikuti ratusan peserta dari berbagai provinsi di Indonesia.

 

Rembug Utama KTNA merupakan forum musyawarah tertinggi organisasi KTNA yang mempertemukan para petani dan nelayan dari seluruh Indonesia untuk menyampaikan aspirasi, merumuskan rekomendasi strategis, serta menyusun arah kebijakan organisasi dalam menghadapi tantangan sektor pertanian dan perikanan di masa depan.

 

Selain menjadi ruang konsolidasi organisasi, forum ini juga membahas berbagai persiapan menuju KTNA tahun 2029, termasuk penentuan daerah yang akan menjadi tuan rumah PENAS Petani dan Nelayan XVIII setelah penyelenggaraan di Provinsi Gorontalo.

Baca Juga:   Thariq - Hamzah Kompak Dukung WSG FC

 

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie menegaskan bahwa petani dan nelayan memiliki posisi yang sangat strategis dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus keberlanjutan pembangunan nasional.

 

“Petani dan nelayan sesungguhnya adalah penjaga kelestarian bangsa. Merekalah yang memastikan masyarakat tetap dapat makan dan menjaga stabilitas ekonomi pedesaan. Oleh karena itu, saya berharap Rembug Utama ini dapat menghasilkan rekomendasi yang konstruktif, visioner, dan bermanfaat bagi masa depan pertanian dan perikanan Indonesia,” ujar Idah.

 

Ia menilai semangat para peserta yang hadir dari berbagai daerah mencerminkan komitmen kuat untuk terus memperjuangkan kemajuan sektor pertanian dan perikanan nasional melalui gagasan, inovasi, dan rekomendasi yang dihasilkan dalam forum tersebut.

 

Idah juga mengajak seluruh peserta menjadikan Gorontalo sebagai titik awal penguatan komitmen bersama dalam mewujudkan kesejahteraan petani dan nelayan di Indonesia.

Baca Juga:   Inilah Alasan Mengapa Universitas Gorontalo Tak Pernah Sepi Peminat!

 

“Dari Gorontalo, mari kita kirimkan pesan kuat kepada Indonesia bahwa kedaulatan pangan hanya dapat terwujud jika petani dan nelayan hidup sejahtera. Selamat mengikuti Rembug Utama KTNA Nasional dan semoga menghasilkan keputusan terbaik bagi kemajuan bangsa,” tambahnya.

 

Sementara itu, pelaksanaan Rembug Utama KTNA 2026 menjadi momentum penting bagi organisasi untuk memperkuat jejaring antardaerah, menyerap berbagai pandangan terkait pengembangan KTNA, serta menyusun langkah-langkah strategis dalam mendukung pembangunan sektor pertanian dan perikanan nasional yang berkelanjutan.

 

Forum tersebut juga menjadi ajang pembahasan lokasi penyelenggaraan PENAS Petani dan Nelayan XVIII, yang akan melanjutkan estafet pelaksanaan setelah Gorontalo menjadi tuan rumah PENAS XVII tahun 2026.

 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Umum KTNA Nasional Muhammad Yadi Sofyan Noor, Anggota DPR RI Komisi V Hanan Rozak, Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Sekretaris BPSDMP KP, Ketua Umum YAMPI, serta jajaran pengurus KTNA tingkat nasional, provinsi, hingga kabupaten/kota dari seluruh Indonesia.

Share:   
https://wa.wizard.id/003a1b
Baca Juga:   Exit Meeting Audit LKPD 2024: Pemprov Gorontalo Siap Tindaklanjuti Rekomendasi BPK
Rekomendasi Produk TikTokShop

Promo Kursi Gaming

Rp5xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Kursi Kerja Ergonomis

Rp3xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

FOLLOW US ON FACEBOOK
FOLLOW US ON INSTAGRAM
FOLLOW US ON TIKTOK
@dailypost.id
ekakraf multimedia