Wamen Ossy Dermawan Tegaskan Komitmen ATR/BPN Dukung Investasi Lewat Penataan Ruang di ICI 2025

Dailypost.id
Dalam paparan yang disampaikan Wamen Ossy Dermawan yang bertajuk “Right Infrastructure in the Right Place: Spatial Planning for Impactful Infrastructure”, Ia menekankan pentingnya sinkronisasi antara pembangunan infrastruktur dengan Rencana Tata Ruang (RTR).

DAILYPOST.ID Jakarta – Konferensi Infrastruktur Internasional (International Conference on Infrastructure/ICI) 2025 resmi dibuka dengan semangat kolaborasi dan visi pembangunan jangka panjang. Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, menjadi salah satu tokoh sentral dalam forum ini, menyuarakan peran strategis pertanahan dan tata ruang dalam memperkuat infrastruktur nasional serta menarik minat investor global.

Konferensi dua hari yang dihelat di Jakarta International Convention Center ini menjadi panggung strategis yang mempertemukan ribuan pemangku kebijakan, akademisi, pelaku industri, dan investor dari dalam dan luar negeri. Di tengah sorotan internasional, Wamen Ossy tampil membawa pesan kuat: infrastruktur hanya akan berdampak optimal bila dibangun di tempat yang tepat, dengan tata ruang yang matang.

Dalam paparannya bertajuk “Right Infrastructure in the Right Place: Spatial Planning for Impactful Infrastructure”, Wamen Ossy menekankan pentingnya sinkronisasi antara pembangunan infrastruktur dengan Rencana Tata Ruang (RTR). Menurutnya, pemanfaatan ruang yang sesuai dengan peruntukannya bukan hanya menciptakan efisiensi pembangunan, tapi juga mengurangi risiko konflik lahan dan mempercepat proses investasi.

“Pertanahan dan tata ruang bukan hanya pendukung, tapi akselerator pertumbuhan ekonomi nasional,” tegas Ossy Dermawan, Selasa (10/6/2025).

Ia juga menyampaikan bahwa Indonesia kini bergerak menuju sistem tata kelola pertanahan yang modern dan transparan. Kepastian hukum atas legalitas lahan serta kesesuaian peruntukan ruang kini menjadi prioritas utama pemerintah, terutama dalam mendukung Proyek Strategis Nasional (PSN).

Dalam sesi pembukaan ICI 2025 sehari kemudian (11/6/2025), Wamen Ossy kembali menegaskan bahwa kehadiran Kementerian ATR/BPN bukan hanya sebagai lembaga pengatur, tetapi juga sebagai mitra strategis bagi investor yang ingin menanamkan modalnya di sektor infrastruktur Indonesia.

“Konferensi ini menyajikan informasi yang perlu diketahui banyak pihak. Bagi para calon investor, ini adalah kesempatan memahami secara detail iklim investasi infrastruktur di Indonesia,” ujarnya kepada awak media.

Melalui forum ini, pemerintah ingin memastikan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya masif, tetapi juga inklusif dan tepat sasaran. Hal itu sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dalam mendorong kolaborasi lintas sektor demi pembangunan berkelanjutan.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), secara resmi membuka konferensi ini dengan ajakan kolaboratif kepada seluruh pihak. Ia menekankan bahwa pembangunan masa depan membutuhkan komitmen lintas batas dan transformasi paradigma kebijakan.

“Mari kita jadikan konferensi ini sebagai wadah untuk komitmen berani, kolaborasi lintas negara, dan kemitraan yang transformatif,” kata AHY di hadapan lebih dari 6.000 peserta dari berbagai negara.

Wamen Ossy juga menggarisbawahi bahwa penataan ruang yang terintegrasi dengan pusat pertumbuhan ekonomi, kawasan industri, dan jaringan transportasi publik adalah kunci untuk mempercepat hilirisasi industri dan menekan biaya logistik nasional. Selain itu, hal ini juga akan mempersempit kesenjangan pembangunan antarwilayah.

“ATR/BPN siap memastikan lahan tersedia, aman, dan sesuai dengan peruntukannya. Kami hadir bukan untuk memperlambat, tapi mempercepat,” tegasnya.

ICI 2025 menjadi bukti bahwa pemerintah tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tapi juga fondasi regulatif dan kelembagaan yang kokoh. Lewat tata ruang yang terukur dan kepastian legalitas lahan, Indonesia ingin menunjukkan bahwa investasi di Tanah Air berdiri di atas dasar yang kuat dan bersahabat.

Sebagai penutup, Wamen Ossy menyampaikan harapannya agar konferensi ini menghasilkan gagasan-gagasan konkret yang memperkuat ekosistem investasi di bidang infrastruktur dan menciptakan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

(Ad/d09)

Share:   
https://wa.wizard.id/003a1b
Rekomendasi Produk TikTokShop

Promo Kursi Gaming

Rp5xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Kursi Kerja Ergonomis

Rp3xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

FOLLOW US ON FACEBOOK
FOLLOW US ON INSTAGRAM
FOLLOW US ON TIKTOK
@dailypost.id
ekakraf multimedia