, BOLMONG – Komitmen terhadap pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan masyarakat kembali ditunjukkan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow, Febrianto Tangahu, SH.
Febrianto turun langsung ke Desa Tungoi II, Kecamatan Lolayan, untuk melakukan pendampingan sekaligus pengawasan terhadap pelaksanaan pekerjaan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Bolmong.
Kegiatan tersebut menyasar lanjutan pembangunan jalan paving di Lorong Gereja Efrata, Dusun 3 RT 9, Desa Tungoi II. Dalam peninjauan itu, Febrianto didampingi Sangadi Tungoi II Mita Manolang bersama Sekretaris Desa Edwien Billy Warouw.
Di lokasi, tim dari Dinas Perkim melakukan pengukuran ulang sebagai bagian dari tahapan persiapan lanjutan pekerjaan. Pengukuran tersebut menjadi salah satu langkah untuk memastikan pembangunan dapat dilaksanakan sesuai kondisi lapangan dan kebutuhan masyarakat.
Bagi Febrianto, pengawasan pembangunan tidak cukup hanya dilakukan dari balik meja. Kehadiran langsung di lapangan dinilai penting untuk melihat perkembangan pekerjaan sekaligus mendengar kebutuhan warga yang menjadi penerima manfaat pembangunan.
“Prioritas yang kami harapkan adalah kegiatan ini bisa dirampungkan sebelum akhir tahun. Ini adalah aspirasi masyarakat yang harus kita kawal bersama,” ujar Febrianto.
Ia berharap proses lanjutan pembangunan jalan paving tersebut dapat berjalan sesuai rencana sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat, khususnya warga yang bermukim di sekitar Lorong Gereja Efrata.
Sementara itu, Sangadi Tungoi II, Mita Manolang, menyambut baik kembali dilakukannya pengukuran oleh Dinas Perkim. Menurutnya, pembangunan lanjutan jalan paving tersebut telah lama menjadi harapan masyarakat di Dusun 3 RT 9.
“Alhamdulillah, Lorong Gereja Efrata sudah kembali dilakukan pengukuran oleh Dinas Perkim didampingi Pak Dewan Febrianto Tangahu, S.H. untuk lanjutan pembangunan jalan paving. Insya Allah dapat terlaksana sesuai doa dan harapan masyarakat, terlebih khusus yang berada di Dusun 3 RT 9,” kata Mita.
Pembangunan jalan paving di kawasan tersebut diharapkan dapat memperbaiki akses warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Selain memberikan kenyamanan bagi masyarakat, infrastruktur jalan yang lebih baik juga diharapkan mendukung aktivitas sosial dan ekonomi warga setempat.
Turunnya Febrianto secara langsung menjadi bagian dari upaya mengawal aspirasi masyarakat yang telah disampaikan melalui lembaga legislatif. Ia menegaskan pengawasan terhadap program pembangunan akan terus dilakukan agar berbagai kebutuhan infrastruktur di tingkat desa mendapat perhatian dan dapat direalisasikan sesuai tahapan yang berlaku.
Semangat tersebut sejalan dengan pesan yang terus dibawanya, “Bersama Membangun Daerah, Mengawal Aspirasi Rakyat.”














