, Kabupaten Gorontalo – Sebentar lagi, Masyarakat Desa Ulobua, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo segera menikmati jalan baru.
Sebagai bentuk kelegaan hati kepada pemerintah dan rasa terima kasih mereka kepada Sang Pencipta, para warga Desa Ulobua menggelar Doa Syukuran, yang berlangsung di Aula Desa Ulobua, Sabtu (16/01/2021).
Dibangunnya jalan yang menelan anggaran sekitar Rp17,2 Miliar tersebut, tentu menjadi bukti akan janji dari Bupati Nelson di tahun kemarin. Dimana saat itu (21/3/2020) Nelson berencana membuka (mengaspal-red) akses jalan dengan panjang kurang lebih 8 Kilometer tersebut.
“Pemerintah akan segera membuka jalan di Desa Ulobua. Pembangunan jalan kurang lebih sepanjang 8 km, rencananya akan dimulai pada bulan April nanti,” kata Nelson ketika menyerahkan bantuan pangan di Desa Ulobua, Tibawa, Sabtu (21/3/2020) lalu.
Sekda Kabupaten Gorontalo, Hadijah U. Tayeb yang hadir pada acara Doa Syukuran masyarakat Desa Ulobua tersebut mengatakan, Pemda Kabupaten Gorontalo tentunya turut bersyukur atas terlaksananya salah satu pembangunan infrastruktur ini.
“Alhamdulillah, jika masyarakat senang maka kami atas nama Pemda Kabupaten Gorontalo turut bersyukur atas dibangunnya jalan dengan anggaran kurang lebih Rp17 Miliar ini. Kita ketahui bersama, akses jalan ini sebelumnya menjadi kendala. Apalagi bagi petani. Mereka tentunya kesulitan untuk membawa hasil produksi pertanian ke pasar. Hal itupun berdampak pada pendapatan mereka yang belum maksimal,” kata Panglima ASN Kabupaten Gorontalo itu.
Selain akses jalan lanjut Hadijah, akses komunikasi seperti jaringan seluler juga menjadi kendala bagi masyarakat di sana.
Menanggapi hal itu, Hadijah berharap agar masyarakat tetap bersabar, sebab pembangunan yang tengah dilaksanakan oleh pemerintah, tentu dilakukan secara bertahap.
“Soal jaringan itu memang bertahap. Apalagi bicara jaringan, tentu ini adalah kewenangan dari telkomsel. Meski demikian, selaku pemerintah, tentunya kami akan komunikasikan kebutuhan masyarakat ini dengan pihak Telkom,” kata Hadijah.
Kedepan, melalui Dinas Kominfo sambung Hadijah, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak Telkom guna meninjau bahkan menindaklanjuti kebutuhan masyarakat Desa Olabua.
“Tentu ini ada ketentuan-ketentuan yang berlaku, baik dari segi lahan, jumlah masyarakat dan hal-hal lain yang menjadi pertimbangan, semoga setelah dikomunikasikan mereka (Telkom-red) bisa membangun jaringan di sini,” pungkasnya. (daily17/Siswoyo)














