Medan  

Bangun 141 Km Jalan, Pemprov Sumut Kucurkan Rp1,37 Triliun untuk Infrastruktur 2026

Oplus_131072

DAILYPOST.ID , MEDAN – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,37 triliun untuk pembangunan infrastruktur pada tahun 2026. Dana tersebut difokuskan untuk pembangunan dan peningkatan jalan, jembatan, drainase, hingga penanganan infrastruktur pascabencana.

Melalui program pembangunan infrastruktur terintegrasi, Pemprov Sumut menargetkan pembangunan jalan sepanjang 141 kilometer pada tahun ini. Pembangunan tersebut mencakup ruas strategis hingga akses menuju wilayah terisolasi.
Kepala Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi dan Cipta Karya Sumut, Chandra Dalimunthe, mengatakan anggaran infrastruktur tahun 2026 mencapai Rp1.372.497.925.000 yang dialokasikan untuk Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC), Proyek Strategis Daerah (PSD), dan program lainnya.
“Untuk tahun ini dari program PHTC dan PSD ada 141 kilometer jalan yang akan kita bangun,” ujar Chandra dalam konferensi pers yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut di Lobi Dekranasda Kantor Gubernur Sumut, Medan, Selasa (26/5/2026).

Menurut Chandra, Pemprov Sumut mengalokasikan Rp672,22 miliar untuk mendukung Program PHTC pembangunan infrastruktur terintegrasi melalui 52 kegiatan utama. Anggaran tersebut digunakan untuk pembangunan jalan sepanjang 86 kilometer, pemeliharaan berkala jalan 11,91 kilometer, rehabilitasi jalan sepanjang 1 kilometer, serta pembangunan jembatan dan drainase.

Selain itu, Pemprov Sumut menganggarkan Rp320,2 miliar untuk mendukung Proyek Strategis Daerah, khususnya pembangunan ruas jalan baru yang menghubungkan wilayah terisolasi dan kawasan strategis. Program tersebut mencakup pembangunan jalan sepanjang 55 kilometer melalui delapan kegiatan utama.

Chandra mengatakan kondisi jalan mantap di Sumut saat ini mencapai 74,12 persen atau sekitar 3.006 kilometer. Sementara itu, jalan dengan kondisi rusak ringan dan berat mencapai 25,88 persen.

“Pembangunan jalan dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah,” katanya.

Pemprov Sumut juga mengalokasikan Rp137 miliar untuk penanganan infrastruktur pascabencana. Dana tersebut digunakan untuk pembangunan turap, talud, bronjong, rehabilitasi jembatan, hingga pembangunan box culvert di sejumlah daerah.

Selain itu, Pemprov Sumut menyiapkan anggaran afirmasi untuk Kepulauan Nias sebesar Rp83,875 miliar. Program tersebut mencakup pembangunan jalan sepanjang 8,4 kilometer dan pembangunan jembatan sepanjang 70,6 meter.

Di luar itu, Pemprov Sumut turut mengalokasikan dana bagi hasil (DBH) sawit sebesar Rp16,2 miliar untuk pembangunan jalan sepanjang 2,7 kilometer. Tambahan dana Transfer Keuangan Daerah (TKD) sebesar Rp143 miliar juga disiapkan untuk pembangunan jalan sepanjang 22 kilometer dan pembangunan dua titik turap serta bronjong.

Selain sektor jalan dan jembatan, Dinas BMBKCK Sumut juga menjalankan pembangunan infrastruktur dasar, termasuk penyusunan dokumen perencanaan penyediaan air minum dan air limbah di kawasan afirmasi Kepulauan Nias dengan anggaran Rp3,9 miliar.

Pemprov Sumut juga mengalokasikan Rp12 miliar untuk peningkatan kapasitas Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Cemara dengan target peningkatan kapasitas pengelolaan hingga 100 meter kubik. ( JMac)

Share:   
https://wa.wizard.id/003a1b
Rekomendasi Produk TikTokShop

Promo Kursi Gaming

Rp5xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Kursi Kerja Ergonomis

Rp3xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

FOLLOW US ON FACEBOOK
FOLLOW US ON INSTAGRAM
FOLLOW US ON TIKTOK
@dailypost.id
ekakraf multimedia