DPRD Soroti Rolling ASN Kotamobagu: Tak Profesional dan Sarat Dendam Politik

Biro Kotamobagu

DAILYPOST.ID ,KOTAMOBAGU – Kebijakan mutasi atau rolling Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dilakukan Pemerintah Kota Kotamobagu kembali menuai sorotan. Kali ini, kritik tajam datang dari anggota DPRD Kota Kotamobagu, Agus Suprijanta, dalam Rapat Paripurna yang digelar di Gedung DPRD pada Senin, 19 Mei 2025.

Agus yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Partai Hanura Kotamobagu itu menyampaikan kekhawatiran mendalam terhadap pola mutasi ASN yang dinilainya tidak melalui kajian teknis yang matang.

“Pelaksanaan rolling tidak melalui kajian teknis. Kalau begini terus, lima tahun ke depan pemerintahan bisa amburadul,” tegas Agus kepada awak media.

Ia menilai penempatan ASN dalam jabatan baru dilakukan secara serampangan dan tidak mempertimbangkan latar belakang keilmuan maupun keahlian pegawai yang bersangkutan.

“Kita orang kesehatan, tiba-tiba ditempatkan di kelurahan. Mau kerja apa di kelurahan? Penempatan personil seharusnya sesuai dengan job description, skill, dan keahlian. Kalau dia tukang suntik, bagaimana bisa bekerja optimal di tempat yang bukan bidangnya?” ujar Agus dengan nada kecewa.

Baca Juga:   Pj. Wali Kota Kotamobagu Sambut Kedatangan Jamaah Haji

Lebih lanjut, Fraksi Hanura secara terbuka menyatakan kekecewaannya terhadap Wali Kota Kotamobagu, Wenny Gaib. Agus menyebut bahwa langkah rolling ASN kali ini menunjukkan ketidakprofesionalan pemerintah daerah.

“Ini bukan soal beda warna politik lagi. Pilkada sudah selesai. Sekarang waktunya bersatu membangun. Tapi yang terjadi justru kebijakan seperti ini. Jelas-jelas tidak profesional,” kritiknya.

Tak hanya itu, Agus juga menyoroti mutasi pegawai yang bekerja di lingkungan DPRD tanpa adanya koordinasi dengan pimpinan dewan maupun fraksi-fraksi.

“Pemindahan pegawai di DPRD seharusnya dikoordinasikan. Ini sudah masuk ranah politik. Kalau tidak hati-hati, akan timbul gesekan ke depan. Fraksi Hanura tidak mengharapkan hal itu,” ujarnya.

Baca Juga:   Pelarian Dua Remaja Pelaku Curanmor Berakhir di Tangan Tim Resmob Polres Kotamobagu

Ia pun menegaskan, jika situasi semacam ini terus berlanjut, maka Fraksi Hanura akan mengambil sikap lebih tegas di forum-forum selanjutnya.

“Fraksi Hanura akan tunggu di LPJ (Laporan Pertanggungjawaban). Kami akan sampaikan kembali rekomendasi. Dan saya sendiri akan menyuarakannya lewat Fraksi Hanura,” tandasnya.

Agus bahkan mengaitkan kebijakan rolling ASN ini dengan dugaan adanya dendam politik pasca Pilkada. Menurutnya, seorang kepala daerah seharusnya mengedepankan sikap kenegarawanan, bukan membawa sentimen politik ke dalam birokrasi.

“Rolling ini terkesan sarat dendam. Ini dendam politik. Seharusnya Wali Kota hari ini bersikap sebagai negarawan. Kalau masih bicara soal dendam politik, bagaimana daerah ini bisa maju?” pungkas Agus.

Pernyataan keras Agus Suprijanta dalam rapat paripurna ini menambah panjang daftar kritik terhadap pola tata kelola birokrasi di Pemkot Kotamobagu. Publik kini menanti respons resmi dari Wali Kota Wenny Gaib terkait berbagai tudingan tersebut. (Man)

Share:   
https://wa.wizard.id/003a1b
Baca Juga:   DPRD Kotamobagu Serahkan Rekomendasi LKPJ 2024, Wujud Sinergi Konstruktif Demi Pembangunan Kota
Rekomendasi Produk TikTokShop

Promo Kursi Gaming

Rp5xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Kursi Kerja Ergonomis

Rp3xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

FOLLOW US ON FACEBOOK
FOLLOW US ON INSTAGRAM
FOLLOW US ON TIKTOK
@dailypost.id
ekakraf multimedia