Dukcapil Kabupaten Gorontalo Jemput Bola Rekam Data Warga Sakit dengan NIK Nonaktif

Riski Kakilo
NIK Nonaktif, Buruh Bangunan di Dulamayo Hampir Tak Tertangani; Dukcapil Jemput Bola Rekam Data di Rumah Sakit (Foto: Istimewa).

DAILYPOST.ID Kabupaten Gorontalo – Seorang buruh bangunan bernama Al Taslimun, warga Desa Dulamayo, Kecamatan Bongomeme, Kabupaten Gorontalo, sempat terancam tidak mendapatkan penanganan medis lantaran Nomor Induk Kependudukan (NIK) miliknya berstatus nonaktif.

Kondisi tersebut membuat proses pengurusan kepesertaan BPJS Kesehatan terkendala. Padahal, Al Taslimun yang hidup sebatang kara sedang membutuhkan penanganan medis segera akibat sakit yang dideritanya.

Keluarga dan pihak yang membantu sempat kesulitan mengaktifkan kembali administrasi kependudukannya karena data NIK yang bermasalah. Akibatnya, akses terhadap layanan kesehatan menjadi tersendat di tengah kondisi kesehatan yang semakin mengkhawatirkan.

Baca Juga:   Salurkan Bantuan Kemanusiaan, Wabup Hendra: Semoga Bencana Tidak Terjadi Lagi

Mengetahui situasi tersebut, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Gorontalo langsung mengambil langkah cepat dengan melakukan layanan jemput bola.

Tim Dukcapil Kabupaten Gorontalo bersama Camat Bongomeme serta Koordinator Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Gorontalo, Nawir Akili, mendatangi rumah sakit tempat Al Taslimun dirawat untuk melakukan perekaman data biometrik.

Langkah tersebut dilakukan guna memastikan data administrasi kependudukan Al Taslimun kembali aktif dan valid, sehingga haknya sebagai warga negara dalam mengakses layanan kesehatan dapat terpenuhi.

Dengan selesainya proses perekaman data tersebut, diharapkan pengurusan BPJS Kesehatan bagi Al Taslimun dapat segera diproses, sehingga biaya pengobatannya dapat difasilitasi melalui program jaminan kesehatan pemerintah.

Baca Juga:   Pemkab Gorontalo Perkuat Program Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

Langkah cepat Dukcapil ini menjadi wujud nyata pelayanan administrasi kependudukan yang responsif terhadap kondisi masyarakat, terutama bagi warga yang berada dalam situasi darurat kesehatan.

Upaya jemput bola yang dilakukan pemerintah daerah juga diharapkan dapat memastikan tidak ada warga yang kehilangan akses terhadap layanan dasar hanya karena kendala administrasi kependudukan.

Share:   
https://wa.wizard.id/003a1b
Baca Juga:   Wabup Tonny Junus Bangga, Kafilah Kabupaten Gorontalo Ukir Prestasi di MTQ
Rekomendasi Produk TikTokShop

Promo Kursi Gaming

Rp5xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Kursi Kerja Ergonomis

Rp3xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

FOLLOW US ON FACEBOOK
FOLLOW US ON INSTAGRAM
FOLLOW US ON TIKTOK
@dailypost.id
ekakraf multimedia