Poltek Agraria STPN Buka Peluang Sekolah Kedinasan bagi Generasi Muda di Bidang Agraria dan Tata Ruang

Dailypost.id

SLEMAN – Politeknik Agraria Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) membuka peluang bagi generasi muda yang berminat mendalami bidang agraria, pertanahan, dan tata ruang untuk berkontribusi dalam pembangunan nasional melalui pendidikan kedinasan di bawah naungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Ketua Politeknik Agraria STPN, Sri Yanti Achmad, mengatakan kampus tersebut menjadi pilihan tepat bagi siswa yang memiliki minat pada bidang keagrariaan, pertanahan, penataan ruang, hingga kadaster atau pemetaan bidang tanah.

“Yang cocok masuk Politeknik Agraria adalah mereka yang berminat pada bidang keagrariaan, pertanahan, penataan ruang, hingga aspek kadaster atau pemetaan bidang tanah. Bidang-bidang tersebut menjadi fokus pembelajaran yang kami siapkan untuk mendukung kebutuhan pembangunan nasional,” ujar Sri Yanti Achmad di Gedung Politeknik Agraria STPN, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Saat ini, Politeknik Agraria STPN menyelenggarakan empat program studi, yakni Sarjana Terapan Pertanahan, Sarjana Terapan Kebijakan dan Manajemen Pendaftaran Tanah, Sarjana Terapan Manajemen Penataan Ruang dan Pertanahan, serta Sarjana Terapan Survei, Pemetaan dan Informasi Pertanahan.

Keempat program studi tersebut dirancang untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi di bidang administrasi dan hukum pertanahan, pendaftaran tanah, penataan ruang, survei, serta pemetaan. Selain itu, mahasiswa juga dibekali kemampuan pengelolaan data spasial dan informasi pertanahan yang dibutuhkan dalam pelayanan pertanahan modern.

Menurut Sri Yanti, Politeknik Agraria STPN memiliki keunggulan karena secara khusus berfokus pada bidang agraria, pertanahan, dan tata ruang. Pendekatan pembelajaran yang diterapkan bersifat multidisiplin sehingga mampu memberikan pemahaman yang komprehensif terhadap berbagai persoalan agraria.

Ia menjelaskan bahwa persoalan pertanahan tidak hanya berkaitan dengan pengukuran atau pemetaan tanah, tetapi juga mencakup aspek hukum, kepastian subjek dan objek hak atas tanah, penataan ruang, perencanaan wilayah, hingga ilmu kebumian.

“Yang kami bangun tidak hanya keterampilan atau hard skill, tetapi juga karakter dan integritas. Itu menjadi bagian penting dalam proses pendidikan di Politeknik Agraria,” jelasnya.

Selain fokus pada kompetensi akademik dan teknis, Politeknik Agraria STPN juga menerapkan sistem pendidikan berasrama yang bertujuan membentuk karakter, integritas, kedisiplinan, dan kemampuan sosial para taruna.

Sri Yanti mengajak siswa kelas XII SMA/sederajat yang sedang mencari perguruan tinggi untuk mempertimbangkan Politeknik Agraria STPN sebagai pilihan pendidikan tinggi.

“Kami berharap semakin banyak generasi muda yang tertarik untuk berkontribusi dalam bidang agraria, pertanahan, dan tata ruang melalui pendidikan di Politeknik Agraria STPN,” pungkasnya.

Informasi mengenai penerimaan taruna baru, persyaratan, tahapan seleksi, jadwal pendaftaran, serta berbagai aktivitas kampus dapat diakses melalui laman resmi Politeknik Agraria STPN dan akun media sosial resminya.

Share:   
https://wa.wizard.id/003a1b
Rekomendasi Produk TikTokShop

Promo Kursi Gaming

Rp5xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Kursi Kerja Ergonomis

Rp3xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

FOLLOW US ON FACEBOOK
FOLLOW US ON INSTAGRAM
FOLLOW US ON TIKTOK
@dailypost.id
ekakraf multimedia