Empat Pertimbangan Utama Perubahan APBD 2024 Gorontalo Disampaikan PJ Gubernur ke DPRD

Dailypost.id
Pj. Gubernur Gorontalo, Rudy Salahuddin, menyampaikan penjelasan terhadap Ranperda Perubahan APBD 2024 pada rapat paripurna DPRD, Senin (19/8/2024). (Foto : Diskominfotik)

DAILYPOST.ID Gorontalo – Penjabat Gubernur Gorontalo, Rudy Salahuddin, secara resmi menyerahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2024 kepada DPRD Provinsi Gorontalo. Penyerahan dilakukan dalam rapat paripurna ke-152 yang digelar di ruang sidang DPRD Provinsi Gorontalo pada Senin (19/08/2024).

Dalam penyampaiannya, Rudy menegaskan bahwa Ranperda Perubahan APBD 2024 ini merupakan upaya penyesuaian terhadap target kinerja pemerintah daerah yang terukur. Perubahan tersebut meliputi proyeksi pendapatan, belanja, serta pembiayaan daerah, yang disesuaikan dengan dinamika kebutuhan dan kondisi ekonomi saat ini.

“Ranperda ini pada dasarnya merupakan langkah penyesuaian dalam mencapai target-target kinerja yang telah ditetapkan, khususnya terkait perubahan proyeksi pendapatan, belanja, dan pembiayaan daerah,” ujar Rudy dalam pidatonya.

Baca Juga:   Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Terima Nota KUA-PPAS APBD Perubahan 2024

Empat Pertimbangan Utama dalam Perubahan APBD 2024

Rudy menjelaskan bahwa perubahan APBD 2024 didasari oleh empat pertimbangan utama. Pertimbangan pertama adalah penyesuaian pendapatan asli daerah, khususnya terkait kenaikan target retribusi pelayanan di RSUD Hasri Ainun Habibie sebesar Rp13,3 miliar.

Pertimbangan kedua menyangkut evaluasi terhadap pelaksanaan dan penyerapan anggaran belanja, termasuk belanja operasional, belanja modal, belanja tidak terduga, serta belanja transfer. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa alokasi anggaran yang ada benar-benar efektif dan efisien dalam mencapai tujuan pembangunan daerah.

Pertimbangan ketiga adalah penyesuaian hasil audit Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2023 oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Audit ini menjadi acuan dalam menyusun kembali alokasi dan perencanaan anggaran untuk tahun 2024.

Baca Juga:   44 Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Resmi Dilantik

Pertimbangan terakhir terkait kebutuhan pendanaan untuk program kegiatan operasional dan teknis pada setiap organisasi perangkat daerah. Pendanaan ini mencakup berbagai kegiatan strategis yang mendukung capaian target pembangunan daerah.

Kenaikan Anggaran dan Pembiayaan Daerah

Berdasarkan Ranperda yang diajukan, struktur APBD 2024 mengalami sejumlah perubahan signifikan. Total pendapatan daerah diproyeksikan naik sebesar 0,74 persen dari Rp1,892 triliun menjadi Rp1,906 triliun. Sementara itu, total belanja daerah juga mengalami kenaikan 5,84 persen dari Rp1,972 triliun menjadi Rp2,087 triliun.

Di sisi pembiayaan, penerimaan pembiayaan mengalami lonjakan hingga 75,75 persen dari Rp97,245 miliar menjadi Rp170,905 miliar. Namun, pengeluaran pembiayaan tetap stabil di angka Rp16,935 miliar. Dengan demikian, pembiayaan bersih meningkat menjadi Rp153,970 miliar.

“Kami berharap Ranperda Perubahan APBD ini dapat dibahas lebih lanjut sesuai dengan tata tertib DPRD, agar segera dapat diimplementasikan demi kesejahteraan masyarakat Gorontalo,” pungkas Rudy.

Share:   
https://wa.wizard.id/003a1b
Baca Juga:   Rapat Paripurna P-APBD 2022, Bupati Asahan Sampaikan Nota Keuangan dan Ranperda
Rekomendasi Produk TikTokShop

Promo Kursi Gaming

Rp5xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Kursi Kerja Ergonomis

Rp3xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

FOLLOW US ON FACEBOOK
FOLLOW US ON INSTAGRAM
FOLLOW US ON TIKTOK
@dailypost.id
ekakraf multimedia