, Gorontalo – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) perwakilan Provinsi Gorontalo menggelar rapat kerja daerah Provinsi Gorontalo program pembangunan keluarga, kependudukan dan keluarga berencana tahun 2023.
Kegiatan yang digagas oleh BKKBN cabang Gorontalo itu menyusung tema peningkatan sinergitas dan kolaborasi pencapaian program bangga kencana, dan percepatan penurunan stunting, yang dilaksanakan di Galiroom Puri Manggis Hotel Aston Gorontalo. Rabu (15/02/2023).
Pelaksanaan kegiatan ini dihadiri langsung oleh Inspektur Utama Ari Dwikora Tono, AK., M.Ec.Dev dan Penyuluh KB Ahli Utama, Nofrijal, S.P., M.A, serta peserta kegiatan yang terdiri dari 102 peserta perwakilan mitra kerja dan organisasi profesi, serta 7 peserta perwakilan mitra kementrian/lembaga.
Dilaksanakannya kegiatan itu untuk membahas evaluasi kinerja serta perumusan strategi dan kebijakan pada tahun 2023. Dengan tujuan meningkatkan sinergitas dan kolaborasi para pemangku kepentingan di tingkat provinsi dan pemerintah kabupaten/kota serta para mitra, dalam percepatan pencapaian sasaran program bangga kencana dan percepatan penurunan stunting.
Ada tiga materi penting dalam rapat tersebut, pertama terkait dengan materi pemanfaatan indikator hasil sensus penduduk tahun 2020, lanjutan di Provinsi Gorontalo oleh Kepala BPS Provinsi Gorontalo.
Kedua terkait dengan materi refleksi pelaksanaan koordinasi dan sinkronisasi percepatan penurunan stunting tahun 2022 di Provinsi Gorontalo, oleh Kepala Bappeda Provinsi Gorontalo.
Serta yang ketiga materi rencana aksi implementasi intervensi spesifik percepatan penurunan stunting tahun 2023 di Provinsi Gorontalo, oleh Kepala Dinas Provinsi Gorontalo.
Selain itu, terdapat keynotespeach oleh Bupati Kabupaten Pohuwato tentang praktik baik pelaksanaan percepatan penurunan stunting tahun 2022 di Kabupaten Pohuwato.
Hartati Suleman mengharapkan pelaksanaan rapat kerja dapat menguatnya komitmen para pemangku kepentingan di tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota, serta mitra kerja dalam pencapaian sasaran kinerja program bangga kencana dan percepatan penurunan Stunting.
“Dengan tersusunnya rencana kerja strategi pelaksanaan program bangga kencana dan percepatan penurunan Stunting dalam mendukung agenda pembangunan nasional dalam RPJMN tahun 2020-2024,” tuturnya. (Jefri)















