Hadiri Panen Jagung di Tabongo, Gusnar Ismail Tegaskan Komitmen Swasembada Jagung untuk Indonesia

Riski Kakilo
Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail saat di Kegiatan Panen Jagung di Desa Tabongo Timur, Kecamatan Tabongo, Kabupaten Gorontalo, Senin (21/04/2025) (Foto: Rizki/Dailypost.id).

DAILYPOST.ID Gorontalo — Komitmen Provinsi Gorontalo untuk mewujudkan swasembada pangan nasional kembali ditegaskan melalui kegiatan panen jagung dan penyerahan bantuan benih jagung yang dilaksanakan di Desa Tabongo Timur, Kecamatan Tabongo, Kabupaten Gorontalo, Senin (21/04/2025). Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Provinsi Gorontalo, Polda Gorontalo, dan Pemerintah Kabupaten Gorontalo.

Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, menyatakan bahwa panen kali ini merupakan bagian dari program berkelanjutan yang telah dijalankan pemerintah daerah selama beberapa tahun terakhir.

“Ini merupakan panen yang sifatnya keberlanjutan, bahwa program ini adalah program yang berkelanjutan. Sejak beberapa tahun kemarin Pemerintah Provinsi Gorontalo turut menggalakan peningkatan produksi jagung, Alhamdulillah sampai dengan hari ini terus menjaga konsistensi Pemerintah dan masyarakat untuk menanam jagung di Gorontalo, untuk mewujudkan Swasembada pangan khusus jagung dari Provinsi ini untuk Indonesia,” ujar Gubernur Gusnar.

Baca Juga:   Pertemuan Tahunan BI 2024: Presiden Prabowo Dorong Perbankan Dukung Indonesia Emas 2045
Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail bersama Kapolda Gorontalo, Bupati Kabupaten Gorontalo, dan Danrem 133/Nani Wartabone pada kegiatan Panen Jagung (Foto: Rizki/Dailypost.id).

Kegiatan panen ini juga dihadiri oleh Kapolda Gorontalo, Bupati Gorontalo, serta Danrem, sebagai simbol kuatnya kolaborasi lintas sektor dalam penguatan ketahanan pangan daerah. Gubernur Gusnar menekankan bahwa kehadiran para pemangku kebijakan ini bukan hanya seremonial, tetapi bagian dari upaya nyata memberi semangat kepada para petani.

“Nanti akan dilakukan lagi pengembangan padi sawah atau penanaman padi dengan Pak Danrem, sudah tentunya itu bersama Pak Bupati Gorontalo dan para Bupati lainnya di Provinsi Gorontalo, dalam rangka menyukseskan program Swasembada pangan yang digagas dan dicanangkan oleh bapak Presiden Prabowo Subianto,” terang Gusnar Ismail.

Lebih lanjut, Gubernur Gusnar juga menyampaikan pentingnya menjaga standar kadar air jagung agar harga tetap stabil. Menurutnya, kadar air 14 persen merupakan syarat utama agar jagung bisa dijual di harga dasar sebesar Rp5.500 per kilogram.

Baca Juga:   Dorong Peningkatan Kinerja dan Kapasitas, 6 Pejabat Fungsional Pemprov Gorontalo Dilantik

“Sudah saya sampaikan kepada petani, mau menjemur jagung harus yang benar-benar kering agar supaya ketika sampai di gudang Dolog (Red: Depot logistik) misalnya, itu kadar airnya tetap 14 persen, Cuma kalau kadar airnya naik lagi atau kurang kering akan berpengaruh pada harga,” jelasnya.

Diketahui Provinsi Gorontalo sendiri memiliki potensi lahan jagung seluas lebih dari 400 ribu hektare. Potensi ini akan terus dikembangkan dengan dukungan dari institusi Kepolisian, sesuai dengan penugasan khusus dari Kapolri dan Presiden RI kepada aparat kepolisian untuk ikut serta dalam pengembangan produksi jagung di daerah masing-masing.

Share:   
https://wa.wizard.id/003a1b
Baca Juga:   Pemprov Gorontalo Bangun Kemitraan Strategis dengan UNBITA
Rekomendasi Produk TikTokShop

Promo Kursi Gaming

Rp5xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Kursi Kerja Ergonomis

Rp3xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

FOLLOW US ON FACEBOOK
FOLLOW US ON INSTAGRAM
FOLLOW US ON TIKTOK
@dailypost.id
ekakraf multimedia