– Harga emas Antam hari ini, pada tanggal 14 April 2023, mengalami kenaikan sebesar Rp 9.000 per gram, dibandingkan dengan harga kemarin. Harga emas Antam hari ini tercatat sebesar Rp 1.084.000 per gram untuk pembelian, sedangkan untuk buyback atau penjualan kembali, harga emas Antam juga naik sebesar Rp 9.000 menjadi Rp 977.000 per gram.
Harga emas Antam ini dapat dilihat pada laman Logammulia dan berlaku untuk emas dengan ukuran mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram. Selain itu, Antam juga menawarkan emas seri batik dan gift seri dengan ukuran yang beragam. Emas edisi khusus seperti Emas Imlek Rabbit juga telah dirilis oleh Antam pada awal tahun ini.
Namun, harga emas tidak hanya berpengaruh oleh harga Antam di Indonesia. Harga emas di pasar spot juga mengalami kenaikan sebesar 1,4 persen pada hari Kamis (13/4), karena pembacaan ekonomi AS yang lebih lemah. Hal ini mendukung taruhan untuk jeda kenaikan suku bunga dan membuat investor bergegas ke safe-haven.
Harga emas di pasar spot mencapai USD 2.042,50 per ons pada pukul 13:40. EDT (17:40 GMT), tertinggi sejak Maret 2022, dan sekitar USD 30 kurang dari rekor tertingginya pada tahun 2020. Sementara itu, emas berjangka AS menetap 1,5 persen lebih tinggi pada USD 2.055,30.
Data menunjukkan bahwa imbal hasil Treasury turun dan dolar AS merosot karena moderasi dalam kenaikan harga produsen bulan lalu dan kenaikan klaim pengangguran. Hal ini menunjukkan bahwa pengetatan agresif Federal Reserve selama setahun terakhir berdampak pada ekonomi AS.
Data ekonomi ini memperkuat penilaian pasar bahwa siklus kenaikan suku bunga mendekati akhir, yang membuat emas menarik bagi investor karena tidak membayar bunganya sendiri. Hal ini disampaikan oleh Alexander Zumpfe, dealer logam mulia di Heraeus.
Harga konsumen AS hampir tidak naik pada bulan Maret karena biaya bensin turun, tetapi harga sewa yang tinggi membuat tekanan inflasi tetap membara. Ini menjadi lingkungan positif bagi emas di mana Federal Reserve telah selesai dengan siklus kenaikan suku bunga mereka, namun inflasi secara keseluruhan tetap lebih tinggi dari yang mereka inginkan, kata David Meger, direktur perdagangan logam di High Ridge Futures.
Dengan adanya kecenderungan ini, emas safe-haven cenderung naik selama masa ketidakpastian ekonomi atau keuangan, sementara suku bunga yang lebih rendah juga mengangkat daya tarik aset dengan imbal hasil nol. Oleh karena itu, harga emas masih menjadi fokus bagi investor dan pelaku pasar untuk terus dipantau dalam kondisi ekonomi yang tidak pasti.














