, Gorontalo Utara – Pelaksanaan kegiatan prosesi adat Mopotilolo untuk terakhir kalinya dijalani Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu bersama Ketua TP. PKK l, Mariyati Mohamad di Kecamatan Gentuma Raya, Minggu (14/08/2022).
Saat menyampaikan sambutannya, bupati Thariq Modanggu kembali menegaskan pelaksanaan upacara kemerdekaan 17 Agustus ke-77 yang akan dilaksanakan di Kecamatan Gentuma Raya.
“Ini merupakan sejarah pertama pelaksanaan upacara tidak dilaksanakan di Ibukota Kabupaten. Sebab ini merupakan niat saya di tahun 2008, jika saya terpilih menjadi bupati, pelaksanaan upacara akan saya dekatkan pada rakyat,” ungkapnya.
Thariq juga mengatakan, bahwa selama ini kegiatan upacara 17 Agustus hanya dilaksanakan di kantor bupati. Olehnya, dengan adanya pelaksanaan upacara kemerdekaan 17 Agustus tingkat kabupaten yang dipusatkan di Kecamatan Gentuma Raya, maka untuk Kecamatan Kwandang akan digelar di Lapangan Taryono.
“Sehingga tidak spekulasi lain. Sebab ini juga merupakan niat lama, dan kenapa memilih Gentuma? Karena pelaksanaan Motabi Kambungu baru dilaksanakan di Tolinggula dan Gentuma. Makanya saya dekatkan ke sini,” jelas bupati.
Oleh sebab itu dirinya berharap, agar pelaksanaan kegiatan benar-benar dimaksimalkan, serta membawa berkah dan manfaat bagi seluruh masyarakat Gentuma Raya.
Terkait pelaksanaan hiburan dalam rangka peringatan 17 Agustus, dirinya juga berharap untuk menjaga keamanan dan ketertiban, Gentuma Raya menjadi contoh bagi Kecamatan lain di Kabupaten Gorut.
“Khusus untuk prosesi adat Mopotilolo ini, kami juga mengharapkan agar nantinya kegiatan ini akan semakin meningkatkan kecintaan kita kepada nilai-nilai agama, budaya dan persaudaraan kita antara sesama masyarakat sesama muslim maupun yang berbeda suku dan agama, sebagai dampak dari kemerdekaan yang kita perjuangkan bersama-sama,” pungkasnya. (Adv/Daily05)














