Kawal Program Makan Bergizi Gratis, DKPTPH Gorontalo Sidak Keamanan Pangan 5 SPPG di Pohuwato

Akbar

Dailypost Gorontalo — Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (DKPTPH) Provinsi Gorontalo bergerak cepat memastikan keamanan pangan dalam menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Tim Pengawas DKPTPH menerjunkan personel untuk memeriksa secara ketat lima Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Kabupaten Pohuwato. Langkah preventif ini menyasar lima titik krusial, yaitu SPPG Patilanggio, SPPG Duhiadaa, SPPG Marisa Utara, SPPG Marisa Utara 4, dan SPPG Marisa Botubilotahu.

Pemeriksaan menyeluruh dilakukan mulai dari sanitasi gudang, pengendalian suhu penyimpanan, proses penanganan bahan baku, hingga sistem pendataan pemasok.

Dalam inspeksi mendadak tersebut, Tim Pengawas mengidentifikasi sejumlah catatan penting terkait risiko kontaminasi silang dan kesalahan penanganan bahan baku yang harus segera dibenahi oleh pengelola SPPG.

Petugas menemukan penempatan telur yang terlalu dekat dengan sayuran yang sedang diiris, serta timun kupas yang diletakkan di dekat sampah plastik kemasan. Selain itu, ditemukan juga praktik keliru pencairan (thawing) ayam beku dengan cara direndam langsung di dalam air yang berpotensi memicu pertumbuhan bakteri, kebersihan wortel yang kurang optimal, proses sortasi kacang hijau yang belum maksimal, serta adanya kemasan bahan pangan yang bocor.

Kondisi fasilitas penyimpanan dan pengemasan di lapangan juga menjadi sorotan tajam karena dinilai belum memenuhi standar ideal. Pengelola kedapatan masih menggunakan kantong plastik non-food grade untuk membungkus tempe dan sayuran iris, serta menerima komoditas kacang tanah yang mengalami penurunan mutu dari pemasok, meski kini telah ditindaklanjuti dengan penggantian produk.

Masalah diperparah oleh kapasitas pendingin (chiller) yang melebihi muatan hingga pintunya tidak dapat tertutup rapat, keterbatasan ruang simpan, serta suhu ruangan yang menembus 30°C karena belum dilengkapi pendingin ruangan (AC) dan belum tertibnya dokumentasi pemantauan suhu harian.

Kepala Bidang Kerawanan, Penganekaragaman dan Keamanan Pangan DKPTPH Provinsi Gorontalo, Irawati Hz. Adam, menegaskan bahwa pengawasan ini tidak hanya menilai fisik makanan, melainkan juga membangun sistem traceability(ketertelusuran) yang kuat melalui pendataan pemasok.

Menurutnya, ketertelusuran merupakan pilar utama dalam memperkuat ekosistem pengawasan pangan, sehingga sumber bahan baku dapat diketahui secara jelas untuk memudahkan penanganan cepat jika di kemudian hari ditemukan masalah mutu.

Pascatemuan ini, Tim DKPTPH Gorontalo langsung mendorong dan membimbing para pengelola SPPG di Pohuwato untuk melakukan perbaikan total pada sistem tata ruang, higienitas, kontrol suhu, hingga tertib administrasi logistik.

Melalui pengawasan yang terukur dan berkelanjutan ini, Pemprov Gorontalo berkomitmen memastikan bahwa setiap porsi makanan yang disajikan kepada generasi muda penerima manfaat program MBG benar-benar aman, sehat, dan bermutu tinggi.

Share:   
https://wa.wizard.id/003a1b
Rekomendasi Produk TikTokShop

Promo Kursi Gaming

Rp5xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Kursi Kerja Ergonomis

Rp3xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

FOLLOW US ON FACEBOOK
FOLLOW US ON INSTAGRAM
FOLLOW US ON TIKTOK
@dailypost.id
ekakraf multimedia