, Gorontalo – Fory Naway kembali nahkodai kwartir cabang (Kwarcab) pramuka Kabupaten Gorontalo masa bakti 2022-2027, setelah sebelumnya dirinya juga terpilih sebagai ketua Kwarcab periode 2017-2022.
Dirinya bertekad membawa organisasi berlambang tunas kelapa tersebut menjadi lebih maju dengan berlandaskan dasa darma pramuka yang kuat.
“Untuk program kedepan yang jelas kami mengacu pada visi misi kegiatan kepramukaan. Pertama, visinya itu mewujudkan kaum muda yang berkarakter sebagai patriot pancasila dan pelopor perubahan dalam gerakan pramuka. Sedangkan misinya tentunya menjadikan dan mendorong kaum muda Gorontalo berkarakter dan berbudaya melalui pramuka gembira,” ungkap Fory Naway saat diwawancarai usai Musyawarah Cabang (Muscab) gerakan pramuka Kwartir Cabang Kabupaten Gorontalo, yang berlangsung di gedung PGRI Kabupaten Gorontalo. Sabtu (22/10/2022).

Pada kesempatan itu Fory mengatakan, pramuka merupakan organisasi yang kegiatannya lebih banyak diluar. Bahkan tidak sedikit dari kegiatan pramuka yang membantu pemerintah dalam menjalankan berbagai program kepada masyarakat.
“Kami pramuka itu kegiatannya lebih banyak diluar dan itu justru membantu beberapa sektor yang ada di pemerintah daerah, untuk bersama-sama bersinergi dengan program mereka, untuk nantinya kami laksanakan ditingkat bawah, baik itu kecamatan maupun desa,” jelasnya.
Fory mengungkapkan, pihaknya akan bersama-sama untuk menyusun program unggulan yang lebih baik daripada sebelumnya, yang tujuannya untuk mengembangkan pendidikan pada kamu muda agar lebih produktif.
“Yang akan kami lakukan kedepan tentunya kami akan merapatkan barisan untuk menyikapi program yang lebih jitu ditingkat kwarran (Kwartir Ranting). Karena sasaran utamanya itu kita mengembangkan pendidikan kepada kaum muda, melatih dan juga memberikan penyegaran kepada seluruh generasi muda dalam rangka memberdayakan gugus depan yang berbasis satuan pendidikan dan satuan karya,” urainya.
“Yang utama itu mendidik karakter anak-anak itu melalui kegiatan yang lebih banyak diluar, dan itu akan sangat menunjang sekali mata pelajaran yang ada di sekolah,” sambungnya.
Kwarcab Kabupaten Gorontalo ini juga memfokuskan pembinaan kepada anggotanya, baik yang muda maupun dewasa. Untuk pembinaan anggota muda, kata Fory, pihakya akan fokus mengembangkan kemampuan mereka di sekolah maupun luar sekolah.
“Kami juga konsisten dengan perundang-undangan penyelenggaraan kepramukaan. Disamping program yang ada di sekolah, kami juga punya program yang ada di kwarcab, dan itu kami selalu koordinasikan dengan kwarran. Bahkan pak Bupati meminta kalau bisa kami itu ada kegiatan penyantunan, pembinaan generasi, bahkan sampai keagamaannya. Itu semua kami input dalam kegiatan kepramukaan,” terangnya.
“Untuk pembinaan anggota dewasa kita berusaha untuk meningkatkan kualias mereka. Mereka diharapkan bisa melaksanakan kegiatan seperti diklat sebagai pendampingan mereka,” sambung Fory Naway.
Dengan berbagai program yang dibuat ini diharapkan dapat melahirkan pramuka-pramuka mahir dan pramuka pembimbing cabang.
Lebih lanjut kata dia, Kwarcab Kabupaten Gorontalo juga akan menciptakan desa pramuka. Tujuannya untuk mengenalkan lebih dekat kepada masyarakat tentang kepramukaan, dan apa saja manfaat yang bisa diberikan pramuka kepada masyarakat itu sendiri.
“Kami juga berencana membuat desa pramuka, jadi dari gerbang masuk itu ada logo tunas kelapa, dan didalamnya kita melihat indikator daripada manusianya, termasuk ada pembinaan remaja, anak-anak sekolah dan paling utama masyarakat,” tutur Fory.
Untun tahun 2023 nanti, Fory Naway sebagai ketua terpilih bersama pengurus Kwarcab Kabupaten Gorontalo akan kembali menghidupkan Bumi Perkemahan (Buper) yang ada di Kelurahan Bongohulawa.
“Kami mencoba memanfaatkan kembali Buper ini, karena jangan sampai tempat tersebut hanya akan jadi kenangan. Buper ini harus menjadi tempat belajar, pembinaan dan tempat pramuka diseluruh Gorontalo yang patut kita banggakan,” harapnya.
“Jadi kami berinisiatif dengan pak Bupati untuk bagaimana membuat gedung yang merupakan representatif dari gedung utama, yang di Buper itu seperti gedung diklat, inilah yang coba kami siasati tahun 2023 mendatang, insya Allah,” tutup Fory Naway. (Iyal)














