Gorontalo Utara – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gorontalo Utara melaksanakan kegiatan Sosialisasi Tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Gorontalo, serta Bupati dan Wakil Bupati Gorontalo Utara tahun 2024, Rabu (17/07). Kegiatan ini ditujukan khusus kepada pemilih perempuan dan dilaksanakan di kecamatan Atinggola dan kecamatan Gentuma Raya.
Sebanyak 50 peserta dari berbagai komunitas perempuan hadir dalam acara tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi dan pemahaman perempuan terhadap proses pemilihan umum yang akan datang.
Dalam sosialisasi ini, hadir sebagai pemateri adalah Yanti Halalangi dari Divisi Partisipasi Masyarakat (Parmas) dan Sumber Daya Manusia (SDM), Nur Istiyan Harun dari Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu (PP), serta Noval Katili dari Divisi Hukum dan Pengawasan. Masing-masing pemateri membawakan materi sesuai dengan bidangnya dan mendapat respon positif dari para peserta.
Yanti Halalangi memaparkan pentingnya peran aktif perempuan dalam pemilihan umum.
“Perempuan memiliki peran strategis dalam menentukan arah kebijakan melalui partisipasi aktif dalam pemilu,” ungkap Yanti.
Nur Istiyan Harun menjelaskan tahapan teknis pemilihan, mulai dari pendaftaran pemilih hingga proses pemungutan suara. Sementara itu, Noval Katili menekankan aspek hukum dan pengawasan dalam pemilu.
Acara ini juga dihadiri oleh jajaran sekretariat KPU Gorontalo Utara, Ketua dan Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), serta Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari kecamatan Atinggola dan Gentuma Raya. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh terhadap suksesnya sosialisasi ini.
Para peserta yang hadir memberikan respon positif dan aktif berpartisipasi dalam sesi tanya jawab. Mereka menyampaikan apresiasi atas informasi yang diberikan dan berkomitmen untuk menyebarluaskan pengetahuan yang diperoleh kepada komunitas masing-masing.
Dengan adanya kegiatan sosialisasi ini, KPU Kabupaten Gorontalo Utara berharap dapat meningkatkan partisipasi pemilih perempuan dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Gorontalo, serta Bupati dan Wakil Bupati Gorontalo Utara tahun 2024. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat proses demokrasi dan menciptakan pemilu yang inklusif dan representatif.














