, Kabupaten Gorontalo – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gorontalo, Zubair Pomalingo menampik adanya isu pelarangan siswa yang belum divaksin untuk bersekolah. Zubair mengatakan selama ini dinas pendidikan tidak pernah mengeluarkan kebijakan tersebut.
“Justru kami meminta data, jika ada sekolah yang membatasi siswa yang tidak divaksin untuk bersekolah, maka tolong dilaporkan kepada kami,” tegas Zubair Pomalingo, saat dikonfirmasi, Senin (24/1/2022).
Mengenai proses pembelajaran di sekolah lanjut Zubair, selain mengimbau para siswa untuk divaksin, pihaknya mengeluarkan kebijakan penerapan protokol kesehatan secara ketat. Sekolah juga diinstruksi untuk menerapkan pembagian tiap-tiap kelas menjadi dua sift belajar.
“Artinya, setiap kelas itu dibagi menjadi dua kelompok belajar atau sif. Misalnya dalam satu kelas ada 50 orang maka dibagi dua, hari 25 yang masuk, berikutnya 25,” kata Zubair.
Penjelasan mengenai persoalan ini sudah ia sampaikan kepada masyarakat yang melakukan aksi di kantor bupati. Pihaknya bersama sekretaris daerah kabupaten Gorontalo telah meluruskan isu yang beredar tersebut.
Artikel Luruskan Isu Beredar, Zubair: Tak Ada Siswa yang Dilarang Sekolah dimuat melalui news.dailypost.id.














