, MEDAN – Stand Kabupaten Padang Lawas (Palas) menjadi salah satu daya tarik di Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) 2026. Berbagai produk UMKM dan kerajinan khas daerah itu dipamerkan sejak pembukaan 3 Juli hingga 2 Agustus 2026.
Pengelola stand, Ihsan Mudiansyah Hasibuan, mengatakan produk andalan yang dibawa adalah Manisan Balakka.
“Ini buah khas dari Padang Lawas, bentuknya mirip buah plum sebelum diolah. Setelah diolah oleh UMKM, jadinya manisan,” kata Ihsan di Medan, Kamis (23/7/2026).
Selain manisan, pengunjung juga bisa menemukan Ulame, makanan tradisional yang mirip dodol berbahan dasar tepung beras. Untuk pecinta kopi, tersedia Kopi Robusta asli Padang Lawas kemasan 250 gram dengan harga Rp40.000.
Tidak hanya kuliner, Pemkab Padang Lawas juga menampilkan kerajinan dan alat tradisional. Salah satunya Gupak, parang panjang karya pandai besi lokal yang biasa digunakan warga untuk bertani.
“Gupak ini biasanya dipakai warga untuk menebang pohon atau menebas rumput panjang, fungsinya sebagai alat bantu pertanian,” ujar Ihsan.
Stand ini juga memamerkan hasil bumi lain seperti kulit manis, pasak bumi, dan kerajinan anyaman rotan.
Ihsan berharap ke depan harga tiket masuk PRSU dapat diturunkan agar kunjungan masyarakat lebih ramai dan berdampak pada penjualan produk UMKM.(JB).















