Meski Dilanda Pandemi, Ekonomi Tetap Stabil di “Tangan Dingin” Nelson Pomalingo

Dailypost.id

DAILYPOST.ID – Tidak bisa dipungkiri, Pandemi Covid-19 yang melanda saat ini membuat roda perekonomian mengalami gangguan.

Di Kabupaten Gorontalo sendiri, di bawah kepemimpinan Nelson Pomalingo, pertumbuhan ekonomi masyarakatnya, hanya mengalami penurunan sekitar 1 persen. Artinya, perekonomian Kabupaten Gorontalo masih terbilang stabil lewat ‘tangan dingin’ Nelson Pomalingo.

“Jadi pada masa Pandemi ini kita diwajibkan di dalam rumah. Namun, saya sampaikan bahwa petani tidak usah tinggal dalam rumah, yang tinggal dalam rumah itu orang kota. Sehingga produksi kita berjalan dengan baik, ekspor tetap stabil,” kata Bupati Nelson.

Selain mampu menjaga kestabilan tersebut, Nelson Pomalingo juga mampu menggenjot PAD, yang awal pemerintahannya hanya Rp80 miliar sekarang menjadi Rp250 miliar. Begitu pula dengan APBD yang sebelumnya hanya Rp1 triliun pada lima tahun lalu, terus mengalami peningkatan di tiap tahunnya.

Baca Juga:   Tanggapi Aksi Tanam Pisang di Jalan Bypass, Haris Latief: Itu Sementara Perawatan

“Tadinya hanya 7 persen dari APBD sekarang 15 persen. Jadi kedepan kita usahakan kemandirian daerah, jadi tidak mesti lagi minta uang dari pusat,” tandasnya.

Tak sampai di situ saja. Untuk mendongkrak pendapatan daerah, Nelson juga membuka ruang investasi, yang tadinya hanya Rp150 miliar yang masuk, meningkat ke Rp1,6 triliun, kemudian naik lagi menjadi Rp1,8 triliun.

“Alhamdulillah tiap tahun meningkat. Dan tahun ini mencapai Rp3,2 triliun di masa Pandemi ini. Itu sektor industri,” ungkap Nelson.

Lebih lagi, di era pemerintahan Nelson, persoalan stunting juga menjadi target pekerjaan yang harus diselesaikan. Pada saat itu sampai 34 persen, sekarang sisa 10 persen sehingga Gorontalo menjadi percontohan stunting kedua dari Bali.

Baca Juga:   DPRD Gorut Gelar Paripurna Hak Interpelasi

“Atas hal itu, saya beberapa kali menjadi pembicara nasional di DPR RI,” tuturnya.

Untuk sektor kesehatan sendiri, Kabupaten Gorontalo saat ini memang dinilai cukup sukses. Untuk birokrasi pemerintahan juga berjalan dengan baik. Hal itu dibuktikan dengan meraihnya WTP selama empat tahun berturut-turut.

“Kemudian untuk pelaporan di Kemendagri kami berada di posisi 15 besar. Itu sangat tinggi walaupun belum masuk 10 besar. Dan rata-rata kepuasan masyarakat mencapai 80 persen,” pungkasnya. (daily02/rls/irf)

Share:   
https://wa.wizard.id/003a1b
Baca Juga:   Evaluasi Hasil Kerja, Pemkab Asahan Gelar Rakorpem
Rekomendasi Produk TikTokShop

Promo Kursi Gaming

Rp5xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Kursi Kerja Ergonomis

Rp3xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

FOLLOW US ON FACEBOOK
FOLLOW US ON INSTAGRAM
FOLLOW US ON TIKTOK
@dailypost.id
ekakraf multimedia