Kabgor — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo resmi memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo melalui program roadshow optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Kolaborasi ini difokuskan pada percepatan transformasi digital serta perluasan jangkauan layanan pajak guna meningkatkan kepatuhan wajib pajak dan penerimaan daerah.
Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur, menyambut langsung tim optimalisasi PAD di Ruang Dulohupa, Kantor Bupati Gorontalo, Selasa (10/02/2026). Ia menilai kunjungan tersebut sebagai langkah strategis untuk memperkuat tata kelola pajak dan retribusi di daerah.
Sugondo menyampaikan bahwa roadshow ini membawa optimisme baru bagi pemerintah daerah. Menurutnya, berbagai strategi yang ditawarkan sejalan dengan kebutuhan Kabupaten Gorontalo dalam memaksimalkan potensi PAD demi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Ini menjadi sinyal positif. Kami menyambut baik berbagai terobosan untuk mengoptimalkan pajak dan retribusi daerah agar manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Sugondo.

Dalam pertemuan tersebut, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Gorontalo memaparkan sejumlah solusi konkret, salah satunya penerapan sistem pembayaran digital berbasis QRIS secara menyeluruh di unit-unit layanan pajak. Digitalisasi ini diharapkan mampu mempermudah transaksi, meningkatkan transparansi, serta menekan potensi kebocoran penerimaan.
Selain itu, pemerintah juga menyiapkan strategi layanan jemput bola (door to door) untuk menjangkau wajib pajak yang selama ini sulit mengakses layanan konvensional. Upaya ini dipadukan dengan perencanaan skema cost sharing operasional Samsat yang dinilai lebih adil bagi daerah penerima manfaat opsen pajak.
Kepala Bapenda Provinsi Gorontalo, Danial Ibrahim, menegaskan bahwa sinkronisasi kebijakan fiskal antara pemerintah provinsi dan kabupaten menjadi kunci utama. Ia menyebutkan, potensi pendapatan daerah masih sangat besar namun belum tergarap optimal.
“Permasalahan utama ada pada tingkat kepatuhan dan keterbatasan jangkauan layanan. Melalui roadshow ini, kami ingin menyelaraskan kebijakan sekaligus mempercepat transformasi digital layanan pajak,” jelas Danial.
Pemkab Gorontalo pun menyatakan komitmennya untuk bergerak bersama Pemprov Gorontalo dalam meningkatkan kolektifitas pajak daerah. Sugondo berharap, sinergi fiskal ini mampu mendorong peningkatan PAD secara signifikan sehingga berdampak langsung pada kualitas pelayanan publik.
“Pemprov memiliki peran mengayomi kabupaten, dan kami siap berjalan seiring untuk memastikan pengelolaan pajak dan retribusi daerah semakin optimal,” pungkasnya.
Dengan kolaborasi ini, Pemerintah Kabupaten dan Provinsi Gorontalo optimistis transformasi digital serta inovasi layanan pajak dapat menjadi motor penggerak peningkatan PAD dan pembangunan daerah yang berkelanjutan.















