, Gorontalo – Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo, secara tegas mendukung penetapan Danau Limboto sebagai Geopark Nasional. Ia berharap bantuan dan asistensi yang diberikan oleh Sekretaris Jenderal Global Geopark Network (GGN), Guy Martini, dan tim dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), dapat mewujudkan harapan tersebut.
Nelson memberikan penilaian bahwa Danau Limboto pantas ditetapkan sebagai geopark karena merupakan sumber penghidupan bagi ratusan ribu warga. Sekitar 95 persen wilayah danau berada di Kabupaten Gorontalo, sedangkan sisanya berada di Kota Gorontalo.
“Perjuangan untuk menjadikan Danau Limboto sebagai geopark sudah dimulai sejak tahun 2019. Kami telah melakukan beberapa langkah. Pertama, kami melakukan penelitian yang bekerja sama dengan Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dan beberapa perguruan tinggi. Kedua, kami telah mengadakan seminar tentang hal ini,” ujar Nelson saat menerima kunjungan Sekjen GGN Guy Martini dan tim di Pentadio Resort pada Selasa (11/7/2023).
Sementara itu, Mr. Guy Martini dan timnya turut melihat langsung kondisi Danau Limboto. Nelson mengungkapkan bahwa hingga saat ini, kolaborasi dengan pemerintah provinsi berjalan dengan baik dalam mewujudkan rencana tersebut. Pemerintah Kabupaten Gorontalo juga siap menyediakan dana yang diperlukan untuk mewujudkan Geopark Danau Limboto.
“Setiap tahun kami juga secara rutin menggelar Festival Danau Limboto. Festival ini telah menjadi acara tahunan yang masuk dalam Kalender Event Nasional, dengan dukungan pembiayaan dari pemerintah pusat,” tambahnya.
Selain Danau Limboto, Pemerintah Kabupaten bersama Pemerintah Provinsi telah mengusulkan sejumlah geosite lainnya untuk ditetapkan sebagai geopark. Salah satunya adalah geotermal Pentadio Resort yang berada dalam satu kawasan dengan Danau Limboto. Selain itu, terdapat juga Fosil Kayu Tohupo di Kecamatan Bongomeme, batugamping Huidu, dan beberapa situs penting lainnya yang menjadi bagian dari usulan tersebut.















