Selalu Datang Terlambat, Kinerja Damkar Gorut Dipertanyakan

DAILYPOS ID,- Sering datang terlambat pada saat dibutuhkan disaat yang genting, kinerja petugas pemadam kebakaran (Damkar), kabupaten Gorontalo Utara, membuat anggota legislatif dari partai Hanura, Ridwan Arbie mempertanyakan kesiapan dari para petugas pemadam kebakaran Gorut yang dinilai tidak sigap dalam menangani bencana kebakaran di daerah ini.

Ridwan Arbie saat diwawancarai di ruang kerjanya mengatakan, lambannya penanganan kebakaran yang terjadi di Desa Bulalo, Kecamatan Kwandang, pada hari Minggu (4/10/2020) pada pukul 21:00 WITA membuat anggota DPRD dari fraksi gabungan para bintang tersebut mempertanyakan kinerja dari para petugas damkar yang dinilai sangat lamban dalam menangani bencana kebakaran yang terjadi.

“Ini sudah sering terjadi,saya beri contoh ditahun kemarin saja,terjadi kebakaran di desa titidu dan kebakaran di bank BRI kwandang,damkar sampai kelokasi nanti bangunan sudah habis dilalap api, ujar Ridwan. Senin (5/10/2020).

Ridwan juga menjelaskan, dengan adanya kejadian kebakaran yang terjadi di desa bulalo,membuat dirinya merasa bingung dengan para petugas damkar yang sangat lamban dalam situasi tanggap darurat seperti ini.

“Menurut pengakuan warga,mereka sempat menelfon langsung para petugas,akan tetapi pihak damkar memberikan alasan,bahwa mesin dari mobil damkar rusak dan tidak bisa digunakan,” terang Ridwan.

Ridwan juga menambahkan, sebagai pusat ibu kota kabupaten Gorut, penyediaan sarana dan prasarana

seperti mobil damkar dan hydrant di beberapa titik strategis untuk mengantisipasi kejadian kebakaran khususnya dikecamatan Kwandang.

“Kwandang ini ibu kota kabupaten Gorut, seharusnya fasilitas penunjang harus segera di pikirkan, bagaimana kita menanggulangi kebakaran dikecamatan lainnya, sementara di ibukota kabupaten saja tidak bisa dimaksimalkan,” beber Ridwan.

Sebagai wakil rakyat Ridwan juga berharap, kepada pemerintah daerah untuk bisa memperhatikan dan menseriusi hal-hal yang dianggap sangat penting untuk kepentingan daerah.

“Pemda harus punya motto sebagai penyelenggara pemerintahan,dan yang paling penting harus menanamkan rasa memiliki di dalam diri kita terhadap daerah,” tandasnya. (daily03)









Sablon Kaos Satuan di Gorontalo