, OKU – Hutan belantara sangat identik dengan hewan herbivora dan juga karnivora. Salah satunya Beruk yang termasuk dalam golongan binatang liar yang pemakan buah-buahan (herbivora) habitat hidupnya banyak di hutan belantara.
Namun tak jarang masih ada juga yang dipelihara oleh manusia dan dipekerjakan layaknya seperti manusia. Sejatinya beruk tidak bisa dijadikan hewan peliharaan, karena banyak mudharat daripada manfaatnya.
Sehubungan dalam hal ini, tim BPBD OKU (Ogan Komering Ulu) mendapatkan informasi bahwa ada seekor beruk besar di sekitar pasar atas, tepatnya dekat bekas kantor salah satu bank di Kota Baturaja yang telah pindah alamat.
Dengan sigap tim BPBD langsung mendatangi dan menanyakan keberadaan binatang liar tersebut kepada ketua RT dan pihak kelurahan pasar baru kecamatan Baturaja Timur.
“Kami (BPBD) mendapatkan laporan dari warga masyarakat sekitar, bahwa ada seekor beruk besar yang sangat dikhawatirkan akan menggangu keselamatan warga setempat,” terang Kepala BPBD OKU yang diwakili oleh Taufik Rahcman, S.E, selaku Kabid kedaruratan dan logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten OKU mengatakan, Senin (31/5/2021).
Sebenarnya BPBD dalam hal ini, ujar Taufik Rahman, kita cuma hanya membantu tugas dari dinas yang memang sudah lengkap peralatan nya tentang masalah ini. Namun masyarakat hanya belum tau mau laporan kemana, jadi BPBD OKU lah tempat mereka menyampaikan laporan tentang masalah ini, pungkasnya.
Sehubungan dengan hal tersebut ketua RT 09 RW 03 Yohana (63) membenarkan terkait kedatangan dari BPBD dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) OKU untuk melakukan pengecekan terkait seekor beruk yang telah masuk dalam wilayah RT 09.
“Terus terang, sebenarnya saya pribadi sangatlah takut dengan kehadiran beruk tersebut, karena konon dalam cerita cerita bahwa beruk itu suka kepada wanita,” ujar Yohana saat dikonfirmasi oleh media Dailypost.id, Selasa, (01/06/2021).

“Kemarin saja, rumah saya kamar mandinya sudah dimasuki oleh beruk tersebut. Alhamdulillah, tidak terjadi apa-apa baik pada keluarga saya maupun masyarakat sekitar lingkungan disini juga menurut informasi dari warga sekitar bahwa hewan tersebut sudah pergi dan menghilang,” jelas Yohana yang juga anak seorang mantan Pesirah Tjik Olah Murod yang cukup terkenal pada masanya.
Di akhir kunjungan media ini, Yohana mengucapkan terimakasih kepada pihak-pihak yang telah memberikan kontribusi nya kepada warga RT 09 dan warga RW 03 pada umumnya. (Daily23/Mar)














