, MEDAN – Stan Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Provinsi Sumatera Utara di Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) 2026 ramai dikunjungi pencari peluang kerja ke luar negeri. Salah satu program yang disosialisasikan adalah rekrutmen pemagangan ke Jepang gelombang II.
Pengawas Ketenagakerjaan Disnaker Sumut, Erlina, mengatakan pendaftaran dibuka 16 Juli hingga 29 September 2026. Program ini diperuntukkan bagi laki-laki usia 18–26 tahun, lulusan SMA/SMK, khususnya jurusan teknik atau memiliki sertifikat keterampilan.
“Persyaratan lain tinggi badan minimal 158 cm, berat badan minimal 50 kg, serta sehat jasmani dan rohani,” ujar Erlina di stan Disnaker Sumut, PRSU 2026, Medan.
Ia mengimbau masyarakat menggunakan jalur resmi melalui pemerintah atau Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang bekerja sama dengan perusahaan di Jepang.
“Kalau ingin bekerja ke luar negeri, pilih jalur resmi. Jangan mudah tergiur tawaran tidak jelas karena berisiko menjadi korban penempatan ilegal,” katanya.
Tahapan seleksi dimulai 1 September 2026 dengan seleksi administrasi. Selanjutnya tes pada 18–26 September 2026 meliputi tes umum, matematika, kesamaptaan, fisik, dan wawancara. Peserta lulus akan mengikuti medical check-up, tes bahasa Jepang, serta pelatihan di daerah dan Bekasi sebelum diberangkatkan.
Instruktur bahasa Jepang di salah satu LPK, Adi, mengatakan peserta pelatihan dibekali bahasa Jepang, fisik, mental, dan keterampilan teknis selama 6 bulan. Biaya pelatihan sekitar Rp10 juta per orang. Rata-rata gaji pekerja di Jepang Rp15 juta hingga Rp25 juta per bulan sesuai perusahaan.
Selain rekrutmen, stan Disnaker Sumut juga melayani konsultasi gratis terkait hak pekerja, upah minimum, BPJS Ketenagakerjaan, pesangon, dan mekanisme pengaduan perselisihan hubungan industrial.(JB).















