LIMBOTO – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kabupaten Gorontalo Tahun 2026 resmi bergulir di Kasmat Lahay Convention Center, Minggu (5/4/2026). Di balik kemegahan seremonial pembukaan, Wakil Bupati Gorontalo, Tonny S. Junus, menegaskan langkah strategis lembaga yang dipimpinnya dalam mencetak generasi qur’ani yang unggul.
Kapasitas Tonny sebagai Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Gorontalo menjadi kunci dalam pelaksanaan ajang tahun ini. Menurutnya, MTQ bukan sekadar rutinitas lomba, melainkan bagian dari desain besar LPTQ untuk meningkatkan kualitas umat Islam di Bumi Kasmat Lahay.
“Selaku Ketua LPTQ, saya memandang lembaga ini memiliki peran yang sangat strategis. Kita tidak hanya mengejar kuantitas peserta, tetapi fokus pada penguatan kualitas keimanan, akidah, dan pemahaman Al-Qur’an secara mendalam,” tegas Tonny Junus saat memberikan sambutan.
Pemetaan Potensi dan Pembinaan Berkelanjutan
Strategi LPTQ di bawah kepemimpinan Tonny Junus berfokus pada pembinaan yang terarah di seluruh kecamatan. Melalui MTQ 2026, LPTQ melakukan pemetaan potensi kafilah pada berbagai cabang lomba untuk dipersiapkan menuju jenjang yang lebih tinggi.
Beberapa cabang strategis yang menjadi fokus penilaian meliputi:
- Seni Baca (Tilawah) dan Qira’at Al-Qur’an
- Hafalan (Tahfidz) dan Tafsir Al-Qur’an
- Fahm serta Syarh Al-Qur’an
- Seni Kaligrafi dan Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an
“LPTQ bukan sekadar panitia perlombaan, melainkan motor penggerak edukasi umat. Kami ingin memastikan bahwa setiap qari dan qariah yang lahir dari ajang ini mampu menjadi teladan di masyarakat,” tambahnya.
Sinergi Pemerintah dan Semangat Prestasi
Wakil Bupati juga mengapresiasi dukungan penuh Pemerintah Daerah yang memungkinkan LPTQ menjalankan fungsinya secara maksimal. Sinergi ini diharapkan mampu membawa kontingen Kabupaten Gorontalo meraih prestasi membanggakan, baik di tingkat provinsi maupun nasional.
“Selamat bermusabaqah kepada seluruh kafilah. Tunjukkan kemampuan terbaik kalian dengan semangat fastabiqul khairat. Mari kita berlomba-lomba dalam kebaikan untuk mengharumkan nama daerah kita,” pesan Tonny menyemangati para peserta.
Menutup laporannya, Ketua LPTQ ini juga menyampaikan permohonan maaf jika terdapat keterbatasan dalam penyelenggaraan. Namun, ia optimis bahwa melalui manajemen LPTQ yang solid, Kabupaten Gorontalo akan terus melahirkan hafidz dan hafidzah berprestasi sesuai semangat “Dulo Ito Mopoolamahu Lipu”.














