, Kota Gorontalo – Upaya Pemerintah Kota Gorontalo untuk terus menurunkan kasus stunting di daerah terus membuahkan hasil. Dimana angka prevalensi stunting di Kota Gorontalo yang awalnya 26,5% kini menjadi 19,1%, di tahun 2022, atau menurun sekitar 7,4 persen.
Hal tersebut terungkap dalam rapat koordinasi tim percepatan penurunan stunting yang diadakan di Aula Kantor Wali Kota Gorontalo, Senin (13/2/2023).
Wakil Wali Kota Gorontalo Ryan Kono mengatakan, bahwa penurunan angka stunting itu merupakan bentuk kerja sama dan program yang dibuat oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo. Olehnya hal tersebut menurut Ryan, patut disyukuri bersama.
“Program-program yang dibuat tahun kemarin untuk menurunkan angka stunting itu menggunakan pendekatan parsial saja. Tapi, kali ini kita harus tingkatkan dengan melakukan kolaborasi program-program di semua OPD yang ada di lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo,” ujarnya.
Lebih lanjut kata Ryan, angka stunting di Kota Gorontalo yang sudah menurun menjadi 19,1 persen ini harus dipacu lagi agar bisa sesuai dengan target nasional pada 2024 yakni 14 persen.
“Di tahun 2023 ini target nasional itu harus dicapai dengan melakukan kolaborasi berbagai program-program yang ada di OPD,” pungkasnya. (Pengky Djoha)














