Kota Gorontalo– Dana Insentif Fiskal (DIF) yang dialokasikan pemerintah pusat memberikan dampak signifikan dalam membantu Pemerintah Kota Gorontalo menekan laju inflasi di daerah. Pernyataan ini disampaikan oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Gorontalo, Ismail Madjid, usai membuka rapat evaluasi pemanfaatan DIF di Restoran Zarona, Jumat (20/12/2024).
“Kami bersyukur dengan adanya DIF ini, Kota Gorontalo sangat terbantu dalam penanganan inflasi,” ujar Ismail. Pada kesempatan tersebut, ia turut didampingi oleh Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Gorontalo, Deddy Kadullah.
Ismail menjelaskan bahwa DIF digunakan untuk berbagai program strategis yang bertujuan meringankan beban masyarakat sekaligus mengontrol harga kebutuhan pokok. Beberapa program tersebut antara lain:
- Pelaksanaan pasar murah, yang menyediakan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
- Pasar bersubsidi, guna menstabilkan harga komoditas tertentu.
- Pemberian voucher bahan bakar minyak (BBM) untuk pengemudi becak motor (bentor), yang berdampak langsung pada pengurangan biaya operasional dan peningkatan daya beli.
“Dengan intervensi seperti ini, kami optimis inflasi di Kota Gorontalo dapat ditekan secara signifikan,” pungkas Ismail.
Rapat evaluasi tersebut bertujuan memastikan optimalisasi penggunaan DIF agar hasilnya maksimal dan tepat sasaran. Program-program yang didanai oleh DIF diharapkan dapat terus berlanjut dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat Gorontalo.
Kehadiran DIF sebagai salah satu instrumen fiskal dinilai strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi, terutama di tengah dinamika harga kebutuhan pokok yang fluktuatif.
(d10)















