Kota Gorontalo — Suasana kebahagiaan menghiasi Kota Gorontalo dengan dimulainya tradisi Koko’o atau toki sahur, yang secara resmi membuka sahur perdana Ramadan 1445 Hijriah. Kemeriahan tradisi yang menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya lokal ini, disambut antusias oleh penduduk setempat, dari orang tua hingga anak-anak, pada Selasa (12/03/2024).
Pelaksanaan Koko’o yang menjadi sorotan utama, diprakarsai oleh Generasi Muda Pabean Ramadhan (Gempar), dimulai tepat pukul 23.30 WITA. Titik awal kegiatan ini diadakan di rumah Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Fikram Salilama, sementara titik pusatnya berada di rumah dinas (Rudis) Gubernur Gorontalo.
Fikram Salilama, yang merupakan tokoh kunci dalam penyelenggaraan Koko’o, mengekspresikan kegembiraannya atas partisipasi masyarakat dalam menjaga tradisi ini.
Ia mengungkapkan rasa rindunya dengan kegiatan Koko’o, karena menurutnya Koko’o ini sudah sejak lama dilakukan saat dirinya masih sekolah dasar (SD).
“Tradisi Koko’o hari ini diramaikan oleh masyarakat dari berbagai daerah seperti Kampung Bugis, Kelurahan Tenda, Biawu, Siendeng, Donggala, dan Talumolo,” ungkap Fikram Salilama.
Selain sebagai momen kegembiraan, Fikram menegaskan bahwa Koko’o memiliki dampak positif yang signifikan dalam mempererat hubungan sosial antarwarga.
“Kegiatan Koko’o memberikan nuansa kebahagiaan yang mendalam dan mempererat silaturahmi. Oleh karena itu, penting bagi kita semua untuk menjaga dan melestarikan tradisi ini bersama-sama,” tambahnya.
Dalam pantauan dailypost.id, pelaksanaan Koko’o berjalan dengan lancar dan tertib. Setelah meriahnya perayaan Koko’o, masyarakat dengan aman kembali ke lokasi awal di depan rumah Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Fikram Salilama. Tradisi yang kian menguat ini menjadi bukti kekayaan budaya Gorontalo yang patut dilestarikan dan dirayakan setiap tahunnya.
(Riski Kakilo)















