, Bonebol – Di bawah kepemimpinan Hamim Pou, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone Bolango (Bonebol) berupaya mewujudkan 100 persen pelayanan berbasis digital.
Di lingkungan Pemkab Bonebol sendiri, digitalisasi pelayanan daerah, seperti program paperless dan cashless sudah digenjot dalam 3 tahun terakhir. Namun, berbicara terkait digitalisasi, tentu masih banyak hal yang perlu dibenahi. Salah satunya penerapan Tanda Tangan Elektrinik (TTE).
Bupati Hamim Pou mengatakan, penerapan TTE merupakan misi Pemkab Bonebol dalam menyempurnakan program paperless dan cashless.
“Kita sering berbicara mengeai digitalisasi layanan, tapi tanda tangan bupati hingga camat masih konvensional/manual. Padahal, 97 persen pelayanan sudah berbasis digital,” kata Hamim didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Misnawaty Wantogia ketika menghadiri Rapat Finalisasi dan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama dengan Badan Siber dan Sandi Nasional (BSSN) di Jakarta, Kamis (30/6/2022).
Bagi bupati dua periode itu, TTE sangat efektif dalam mempercepat pelayanan serta membantu tugas kepala daerah yang tidak jarang bersifat mobile (berpindah dari desa satu ke desa lain).
Dirinya berharap, BSSN terus memberikan bimbingan kepada Pemkab Bonebol dalam penerapan TTE. “Saya berharap BSSN akan terus membimbing kami untuk penerapan tanda tangan elektronik ini,” kata Hamim.
Senada dengan itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bone Bolango, Misnawaty Wantogia berharap, TTE ini bisa secepat mungkin diterapkan di Kabupaten Bone Bolango dalam rangka mendukung visi misi kepala daerah mewujudkan pemerintahan berbasis elektronik.
“Semua bentuk pelayanan kita sudah harus menggunakan teknologi informasi, begitu juga dengan tanda tangan harus berbasis digital sehingga pelayanan kita akan lebih mudah, cepat, efektif dan akuntabel karena bisa dipertanggungjawabkan untuk jejak digital setiap dokumen,” pungkas Misnawaty. (rls/kominfo/daily02)















