, Bonebol – Sekolah Dasar Negeri (SDN) 07 Bulango Utara, Kabupaten Bone Bolango (Bonebol) menggelar penyerahan Buku Laporan Pendidikan Tahun Ajaran 2021-2022, bertempat di gedung sekolah, Rabu (29/06/2022).
Kepala Sekolah (Kepsek), Iwan Latif Kuengo terlihat antusias memberikan motivasi dan pemahaman kepada siswa maupun orangtua siswa tentang cara belajar anak.
Salah satu cara memotivasi, Kepsek Iwan menyerahkan hadiah kepada siswa siswi berprestasi di sekolah tersebut.
Ia berharap, hadiah ini mampu memberikan dorongan semangat kepada siswa siswi lainnya untuk giat dalam menimba ilmu di bangku pendidikan.
“Penyerahan hadiah kepada siswa berprestasi adalah bentuk apresiasi kami dan guru- guru di SDN 07 Bulango Utara. Ini dilakukan untuk memotivasi siswa agar terus belajar. Bukan hanya itu, pemberian hadiah tersebut juga dapat memberikan penyadaran kepada Anak-anak yang belum mendapatkan juara untuk memacu dirinya belajar,” tutur Iwan.
Iwan juga berharap, orangtua dapat memeberikan pemahaman kepada anak-anak serta memperhatikan cara belajar anak di rumah.
“Orangtua adalah guru terbaik di rumah, maka dari itu bekali mereka dengan pengetahuan dan wawasan yang kerab ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya di saat libur, beri edukasi dari lingkungan terdekat mereka,” ujarnya.
Tidak dipungkiri, lanjut Iwan, di masa pandemi Covid-19 yang melanda dunia, minat belajar anak-anak makin menurun. Sehingganya, lewat pemberian hadiah, ia yakin mampu memotivasi anak -anak.
“Masa belajar online memang menggunakan gadget seperti hp dan laptop, tapi sebagai orangtua jangan sampai membiarkan anak terlena dengan HP. Karena hal itu dapat menyebabkan minat anak dalam belajar akan berkurang sehingga hal itu dapat berpengaruh pada hasil belajar anak nantinya,” pungkas Iwan.
Senada dengan itu, Kepala Desa Kopi, Kecamatan Bulango Utara, Kimin Daud yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, lebih menekankan kepada orang tua untuk selalu mengawasi, dan memberikan penguatan kepada Anak.
“Saya merasa miris dengan Anak-anak zaman sekarang yang semakin terbuai dengan yang namanya sosial media. Anak-anak lebih senang membuka FB, YouTube, Instagram, dibandingkan dengan membuka buku pelajaran. Tentunya ini bukan hanya menjadi tugas seorang guru, tetapi juga menjadi tugas utama orang tua dari anak tersebut. Karena waktu di sekolah sangat terbatas dibandingkan dengan waktu berada di rumah, semoga dengan adanya pembagian hadiah untuk siswa yang berprestasi menjadi motivasi anak untuk terus belajar,” kata Kimin dalam arahannya.
Kimin Daud juga menyatakan bahwa pemerintah desa juga akan membuka pembelajaran di luar sekolah untuk menambah jam belajar Anak guna untuk meminimalisir Anak bermain HP (handphone).
“Kami pemerintah desa juga akan membuat kegiatan setiap sore, berupa kegiatan belajar mengajar di kantor desa. Ini dilakukan untuk meningkatkan minat belajar siswa yang sering tidak dilakukan di rumah. Kami akan bekerja sama dengan karang taruna di desa ini, untuk dapat berpartisipasi mengajar anak- anak karena pemuda-pemuda banyak yang mempunyai potensi mengajar dan mendidik anak,” tutup Kimin. (Jffry)















