Gorontalo– Mantan Penjabat Gubernur pertama Provinsi Gorontalo, Tursandi Alwi, memberikan apresiasi tinggi terhadap sambutan Gubernur Gusnar Ismail dalam acara Halalbihalal yang digelar di Grand Sumber Ria, Kota Gorontalo. Pidato yang disampaikan Gusnar dinilainya sebagai ajakan persuasif yang merangkul semua elemen masyarakat untuk kembali bersatu pasca-pemilihan kepala daerah.
“Saya hadir waktu Pak Gubernur masuk rumah jabatan, pidatonya luar biasa. Kita memang perlu tim yang solid agar ranking kita cepat naik. Mudah-mudahan semangat kebersamaan ini akan membawa Gorontalo semakin maju,” ujar Tursandi dalam pidatonya di hadapan ribuan warga.
Kemunculan Tursandi Alwi di forum publik ini menjadi momen istimewa, mengingat ia merupakan figur kunci dalam masa-masa awal berdirinya Provinsi Gorontalo dua dekade lalu. Sosok yang kini berusia 74 tahun itu mengenang betapa perjuangan membangun Gorontalo dimulai dari kondisi yang sangat terbatas.
“Dulu, awal pembentukan provinsi ini kita berjalan dengan APBD yang sangat kecil. Tapi dengan tekad dan semangat kebersamaan, kita bisa memberi pelayanan terbaik bagi rakyat,” kenangnya.
Sebelumnya, Gubernur Gusnar Ismail dalam sambutannya menegaskan bahwa momen Halalbihalal bukan hanya tradisi, tetapi juga ajang rekonsiliasi pasca pesta demokrasi.
“Kontestasi sudah selesai. Mari kita tinggalkan bunga-bunga kompetisi dan saling memaafkan. Kini saatnya membangun bersama,” ujar Gusnar.
Menurut Gusnar, pembangunan Gorontalo akan berjalan lebih cepat jika seluruh komponen masyarakat, baik tokoh lama maupun pemimpin baru, bersatu dalam semangat kolaborasi. Ia menyebut dua pilar utama pembangunan adalah penguatan sumber daya manusia dan optimalisasi sumber daya alam.
Acara Halalbihalal ini menjadi simbol kuat bahwa pembangunan tidak akan berhasil tanpa kebersamaan. Dengan hadirnya tokoh-tokoh lintas generasi, termasuk Tursandi Alwi dan Fadel Muhammad, semangat membangun Gorontalo kembali diperkuat dari akar sejarahnya.
(d10)















