Kabupaten Gorontalo– Pemerintah Kabupaten Gorontalo melalui Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Gorontalo menggelar Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa Tahun 2024 di Grand Place Convention Center (GPCC), Senin (16/12). Acara ini dibuka langsung oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Mohamad Trizal Entengo.
Dengan mengusung tema “Pengelolaan Keuangan Desa yang Akuntabel dalam Rangka Percepatan Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan”, workshop ini bertujuan memberikan pemahaman strategis kepada para kepala desa dalam mengelola keuangan desa secara transparan dan bertanggung jawab.
Workshop dihadiri unsur Kejaksaan Negeri Kabupaten Gorontalo, Inspektorat, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), camat, serta seluruh kepala desa se-Kabupaten Gorontalo.
Dalam sambutannya, Pj. Sekda Mohamad Trizal Entengo mengapresiasi langkah BPKP dalam memberikan pelatihan strategis bagi para pemimpin desa. Menurutnya, pengelolaan keuangan desa yang akuntabel sangat penting untuk menghindari potensi permasalahan hukum di kemudian hari.
“Saya sangat mengapresiasi inisiatif kegiatan ini karena memberikan bekal penting bagi kepala desa dalam mengelola keuangan dan pembangunan di desanya,” ujar Trizal.
Ia juga menekankan agar peserta workshop dapat mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh serta menerapkan ilmu yang diperoleh untuk meningkatkan tata kelola di desa masing-masing.
“Jangan hanya ikut hadir, tetapi pastikan ada hasil nyata yang bisa diterapkan di lapangan,” tegasnya.
Trizal mengingatkan bahwa pengelolaan keuangan desa harus diawasi secara rutin minimal satu kali dalam setahun oleh inspektorat. Temuan dari hasil pengawasan tersebut harus segera ditindaklanjuti agar permasalahan tidak terus berulang.
“Desa adalah pilar utama pembangunan. Jika kita hanya mengandalkan pendekatan top-down, pembangunan tidak akan efektif menjangkau kebutuhan masyarakat di tingkat desa,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa pengelolaan dana desa harus diarahkan untuk pembangunan yang relevan dan bermanfaat bagi masyarakat.
Workshop ini diharapkan dapat menjadi sarana efektif dalam mendorong transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Gorontalo. Melalui pengelolaan keuangan desa yang akuntabel, pembangunan dapat berjalan lebih efisien serta memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
“Pengelolaan keuangan yang baik akan membawa perubahan positif dan mempercepat pertumbuhan ekonomi di desa,” tutup Trizal.
(d10)














