Sumatera Barat — Kamis (28/11/2025)Polda Sumatera Barat merilis laporan resmi terbaru terkait penanganan korban bencana yang melanda sejumlah daerah sejak beberapa hari terakhir. Hingga malam ini, total 22 korban meninggal telah ditemukan, di mana 20 di antaranya sudah berhasil diidentifikasi, sementara 10 warga lainnya masih dinyatakan hilang di beberapa titik longsoran dan aliran galodo ,Berikut nama korban yang ditemukan .
Dari Kota Padang, seluruh 6 korban meninggal berhasil dikenali, yakni Najwa Putri Andira (2,5 bulan) dan Mardalena (65) yang langsung diambil keluarga dari lokasi kejadian, serta Yerna Wilis (57), Selvi Marta Putri (20), Agung Purnomo (35), Reki Saputra (38), Robby Handaryo (41), Junimar (52), Roni Syaputra (42), Syamsul Kamaruddin (72), dan Aidil Putra (13) yang diidentifikasi melalui Posko DVI RS Bhayangkara dan RSUD dr. Rasyidin Padang. Lima warga lainnya masih menjalani perawatan intensif di RSUD Padang.
Di wilayah Bukittinggi dan Agam, total 8 korban meninggal seluruhnya telah teridentifikasi. Mereka adalah Azmal (50), Jasmawati (60), Herman (65), Yusmaniar (66), Azir (36), Marnis (60), Gina (23), dan Diman (75). Namun wilayah ini juga mencatat jumlah korban hilang terbanyak, yakni 9 orang yang belum ditemukan, yaitu Salma (52), Mirzal (58), En (6), Qilla (8), Adnan (1), Adi (45), Yar (45), Mohammad Daud (35), dan Joni Candra (32).
Sementara di Padang Pariaman, dari total 7 korban meninggal, seluruhnya berhasil dikenali berdasarkan data sekunder keluarga. Satu warga bernama Evi Yulia Susanti (52) masih dinyatakan hilang dan dalam pencarian tim gabungan.
Di Pasaman Barat, seorang pelajar bernama Roki Hidayat (13) juga telah teridentifikasi sebagai korban meninggal akibat bencana.
Dengan demikian, rekapitulasi total korban di Sumatera Barat hingga malam ini adalah: 22 meninggal (20 teridentifikasi, 2 belum teridentifikasi), 10 orang hilang, dan 5 orang masih dalam perawatan medis. Dua jenazah yang belum dikenali masing-masing merupakan satu perempuan dewasa dan seorang anak laki-laki yang masih dalam tahap pemeriksaan lanjutan.
Tim DVI Polda Sumbar memastikan proses identifikasi akan terus dilakukan hingga seluruh korban dapat dikenali. Sementara operasi pencarian dan evakuasi korban hilang terus dilanjutkan oleh petugas gabungan TNI, Polri, Basarnas, BPBD, dan relawan di tengah cuaca ekstrem yang masih melanda wilayah Sumatera Barat.














