Debat Pilwako Kota Gorontalo 2024: Paslon Ryan Kono- Charles Budi Doku Janjikan 2% Anggaran untuk Kebudayaan Demi Kemajuan Gorontalo

Riski Kakilo
Pasangan calon nomor urut 04, Ryan Kono-Charles Budi Doku (Foto: Tangkapan layar KPU Kota Gorontalo).

DAILYPOST.ID Kota Gorontalo – Dalam debat calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Gorontalo 2024, Pasangan calon (Paslon) nomor urut 04, Ryan Kono-Charles Budi Doku mendapatkan pertanyaan mengenai strategi pengentasan kemiskinan kebudayaan berdasarkan visimisi saudara agar bisa berfungsi  untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah, Rabu (23/10/2024).

Menjawab pertanyan tersebut,  Charles Budi Doku, selaku calon wakil walikota dari paslon nomor urut 04 itu menjelaskan bahwa, keberhasilan program pengentasan kemiskinan harus berlandaskan pada empat kriteria, yakni agama, budaya, adat, dan peraturan.

“Keempat kriteria ini harus pemerintah daerah laksanakan dengan baik, dan itu selama 10 tahun alhamdulillah ketika pak Marten Taha dengan pak Budi, ketika pak Marten dengan pak Ryan alhamdulillah kami komitmen dengan agama, budaya, adat, dan mentaati aturan yang  ada,” ujar Charles Budi Doku.

Baca Juga:   Stunting di Kota Gorontalo Turun, Ryan Kono: Harus Dipacu Lagi Sesuai Target Nasional

Charles menekankan pentingnya melibatkan generasi muda dalam acara-acara budaya, seperti pernikahan dan sunatan, di mana anak-anak sekolah akan diberi kesempatan untuk menari.

“Itulah komitmen kami, dan komitmen kami akan tuangkan kedalam anggaran APBD minimal ada 2 persen untuk anggaran kebudayaan,” tegasnya.

Ditempat yang sama, Calon Walikota nomor urut 04, Ryan Kono menambahkan, selama sepuluh tahun terakhir, mereka telah melaksanakan berbagai program keagamaan, termasuk gerakan sholat subuh berjamaah, khatam raya 1700 santri, hingga pernah membawa perwakilan Kota Gorontalo menjadi juara MTQ di tingkat Provinsi.

Baca Juga:   Persembahan Puisi Disabilitas Bikin Haru Penonton di Harganas ke-30 Tingkat Kota Gorontalo

“Iman dan Taqwa seseorang hanya dapat dinilai oleh Alllah SWT, tapi pemerintah wajib menyediakan agar warganya nyaman beribadah, agar kita bisa memperkuat Negara Kesatuan Republik Indonesia melalui peningkatan Iman dan Taqwa kepada agama, kepada Alllah SWT dan juga pelestarian kegiatan adat dan budaya,” Jelas Ryan Kono.

Program ini diharapkan tidak hanya memperkuat identitas budaya daerah tetapi juga berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Ryan Kono dan Charles Budi Doku menegaskan bahwa melestarikan kebudayaan adalah kunci dalam mencapai kemajuan daerah dan mengentaskan kemiskinan.

Share:   
https://wa.wizard.id/003a1b
Baca Juga:   Pemkot Gorontalo Siap Kawal Pembangunan Gedung Bedah Jantung dan Stroke di RS Aloei Saboe
Rekomendasi Produk TikTokShop

Promo Kursi Gaming

Rp5xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Kursi Kerja Ergonomis

Rp3xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

FOLLOW US ON FACEBOOK
FOLLOW US ON INSTAGRAM
FOLLOW US ON TIKTOK
@dailypost.id
ekakraf multimedia