Gorontalo – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Gorontalo menggelar simulasi pemungutan suara, pada Kamis (24/10/2024). Acara ini mencakup pemilihan gubernur, bupati, serta wali kota, yang bertujuan untuk memastikan kelancaran proses pada hari pemungutan suara di 27 November mendatang.
Ketua KPU Provinsi Gorontalo, Sophian Rahmola dalam sambutannya menerangkan bahwa kegiatan simulasi tersebut menjadi hal yang penting untuk diikuti oleh seluruh stakeholder guna memetakan berbagai potensi masalah teknis dan logistik, sekaligus memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait tata cara pemungutan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS).
“Kegiatan simulasi ini memaklumkan kepada kita semua bahwa begini nanti kondisi di TPS yang akan kita lalui nanti ditanggal 27 November 2024,” ujar Ketua KPU Provinsi Gorontalo, Sophian Rahmola saat mmeberikan sambutan.
Lebih lanjut, Sophian mengatakan bahwa simulasi yang dilakukan pihaknya sudah sesuai dengan ketentuan peraturan KPU.
“Dalam peraturan KPU, Pilkada 2024 ini berbeda sedikit dengan Pilkada yang kemarin, terakhir itu 2020,” tuturnya.
Dijelaskan Sophian, beberapa hal yang menjadi pembeda dalam Pilkada 2024 yakni penempatan tempat duduk saksi dan PTPS hinga letak pintu masuk dan keluar TPS.
“Ini yang harus kita praktekan dan perlihatkan kepada publik, bahwa ini nanti kondisinya seperti ini pada saat hari pemungutan suara,” jelas Sophian Rahmola.
Turut hadir dalam kegiatan simulasi tersebut, perwakilan Forkopimda, Bawaslu, komisioner KPU Kabupaten/Kota di Provinsi Gorontalo.














