Gorontalo – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 TNI Angkatan Udara (TNI AU) dimanfaatkan sebagai momentum strategis untuk membantu masyarakat sekaligus memperkenalkan peran TNI AU kepada generasi muda. Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah, menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, pemerintah bersama TNI AU menghadirkan pasar murah yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Selain itu, masyarakat juga mendapatkan akses layanan kesehatan gratis sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan warga.
“Momentum HUT ke-80 TNI AU ini sangat penting karena selain membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok, juga menghadirkan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat,” ujar Wagub Idah.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kegiatan ini memiliki misi jangka panjang, yakni mendorong minat generasi muda untuk bergabung dengan TNI Angkatan Udara. Melalui interaksi langsung dalam kegiatan tersebut, diharapkan anak muda dapat melihat secara nyata peran dan kontribusi TNI AU dalam menjaga kedaulatan negara.
“Dengan adanya kegiatan ini, generasi muda bisa lebih mengenal TNI AU dan termotivasi untuk mengabdi kepada bangsa dan negara,” tambahnya.
Adapun sejumlah komoditas yang dijual dalam pasar murah tersebut antara lain beras 5 kilogram seharga Rp25.000, minyak goreng Rp10.000 per liter, cabai rawit Rp10.000 per 0,25 kilogram, bawang merah Rp10.000 per 0,5 kilogram, gula pasir Rp10.000 per kilogram, telur Rp10.000 per 10 butir, serta ayam pedaging Rp20.000 per ekor.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Komandan Satuan Radar 224 Kwandang Letkol Lek Yohanes Kristiardi beserta jajaran, Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo Sugondo Makmur, serta Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumperindag) Provinsi Gorontalo Faisal Lamaraka.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah dan TNI AU semakin kuat dalam mendukung kesejahteraan masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme di kalangan generasi muda.














