, Banyuwangi – Inisiatif Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Kabupaten Banyuwangi mendapatkan perhatian khusus dari Camat Muncar dan timnya. Proyek percontohan ini bertujuan untuk mencapai keberhasilan hingga 30% dari total jumlah penduduk yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP).
Dikenal sebagai destinasi wisata yang memikat, program ini menjadi perhatian utama bagi semua camat untuk menciptakan masyarakat yang cerdas, dengan mempermudah segala transaksi di berbagai sektor, termasuk urusan surat-menyurat di instansi pemerintahan dan lembaga lainnya di masa depan.
Camat Muncar, Trisetia Supriyanto S.Stp Ms.i, turun langsung ke lapangan untuk memantau dan mengawasi pelaksanaan kegiatan ini agar mencapai target yang ditetapkan.
“Kami, Pemerintahan Kecamatan Muncar, terus melaksanakan program IKD ini sesuai dengan target yang ditetapkan. Dengan adanya KTP Digital, aktivitas sehari-hari akan menjadi lebih mudah. Hal yang paling penting, bagi mereka yang wajib memiliki KTP dan memiliki ponsel Android, harus mengunduh aplikasi ini. Mari, semua warga Muncar, ikuti program yang luar biasa ini! Kami aktif melakukan jemput bola di semua desa di Kecamatan Muncar,” ungkap Trisetia.
Pada hari Selasa (04/07/2023), di Dusun Krajan, Desa Blambangan, Kecamatan Muncar, terlihat Camat dan jajarannya berkeliling untuk mencapai target yang diharapkan. Antusiasme masyarakat yang memiliki ponsel Android langsung membludak untuk ikut serta dalam program ini. Camat dan jajarannya dengan gigih memberikan pelayanan dalam pembuatan IKD, bahkan salah satu staf kecamatan mengorbankan rumahnya untuk menjadi tempat pelaksanaan program ini.
Salah satu warga setempat bernama Ernawati (40 tahun) merasa sangat senang dengan adanya IKD, karena dirasa sangat penting untuk aktivitas sehari-hari.
“Alhamdulillah, Pak. Saya sudah terdaftar dalam IKD ini. Pelayanan dari pemerintahan kecamatan Muncar sangat ramah dan membantu kami semua. Terima kasih atas kerjasamanya,” ucap Ernawati sambil tersenyum.
Kegiatan IKD ini akan terus berlangsung di berbagai tempat, termasuk beberapa desa di Kecamatan Muncar. Diharapkan bahwa target keberhasilan hingga 30% dapat tercapai.
(rcs)















