Ketua TP PKK Trenggalek Mewisuda 28 Peserta Sekolah Lansia Tangguh

DAILYPOST.ID ,Trenggalek –Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek, Novita Hardini, SE., ME., melakukan wisuda terhadap 28 lansia tangguh Kecamatan Trenggalek, Senin (20/11).

Para lansia tersebut merupakan peserta Selantang (Sekolah Lansia Tangguh) yang merupakan salah satu program dari BKKBN untuk mengajak para lansia menjaga kesehatannya serta berkontribusi aktif untuk lingkungan tempat tinggal dan keluarganya.

Sebagai Ketua Tim Penggerak PKK, Master of Economic UIN SATU itu menyambut baik program Selantang karena respon lansia yang juga positif terhadap program ini. Bahkan ada salah satu peserta yang merasa seperti dihidupkan kembali jiwa mudanya.

“Alhamdulillah mereka telah menyelesaikan rangkaian program dari Selantang (Sekolah Lansia Tangguh), dan tanggapannya sangat positif,” ucap Novita.

Baca Juga:   Alhamdulillah, Jemaah Haji Kloter 46 Tiba di Trenggalek

Mereka merasa seperti dihidupkan kembali jiwa mudanya dengan beberapa aktivitas positif selama mengikuti program. “Saya juga menyampaikan harapan saya agar mereka tetap menjadi penggerak masyarakat utamanya dalam mendidik putra putri generasi penerus bangsa,” imbuhnya.

Menurut perempuan cantik itu, setiap kecamatan memiliki sekolah lansia tangguh sehingga akan ada wisuda sesi-sesi berikutnya.

Sekolah lansia itu sendiri  diadakan secara bulanan, dengan peserta lansia dari berbagai latar belakang. Mereka kemudian berkumpul untuk saling berbagi pengalaman, belajar, dan menginspirasi satu sama lain.

“Tujuannya tidak hanya sekedar memberikan pengetahuan baru, tetapi juga membangun komunitas yang kuat dan tentunya saling mendukung satu sama lain,” tutup Novita mengakhiri.

Baca Juga:   Menjajal Mulusnya JLS Trenggalek-Tulungagung, Viewnya Keren Poll

Sementara itu, Sri Muhartini, salah satu peserta Selantang ini menyebutkan, “Program ini sangat bagus, sangat luar biasa. Dengan program ini kami sebagai lansia dapat saling bersilaturahmi, ngobrol-ngobrol, senang-senang melupakan masa tua”, ucapnya.

“InsyaAllah dengan program ini dapat menghilangkan stres, tambah imunitas. Juga diajarkan ekonomi kreatif. Ada pemberian bibit buah dan sayur meskipun belum merasakan hasilnya karena gagal diterjang banjir. Terus ada juga pelatihan membuat jamu dan bisnis ini masih berjalan sampai sekarang. Ini menunjukkan bawa program ini sangat bermanfaat bagi kami,” katanya. (Sar)

Share:   
https://wa.wizard.id/003a1b
Baca Juga:   Momentum Hari Lahir Pancasila, Bupati Nur Arifin Ajak Gotong Royong Bangun Trenggalek
Rekomendasi Produk TikTokShop

Promo Kursi Gaming

Rp5xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Kursi Kerja Ergonomis

Rp3xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

FOLLOW US ON FACEBOOK
FOLLOW US ON INSTAGRAM
FOLLOW US ON TIKTOK
@dailypost.id
ekakraf multimedia