, Gorontalo – Setelah berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul ‘Demokrasi Setengah Hati’ (Studi Tentang Otonomi Daerah dan Praktik di DPRD Provinsi Gorontalo), pada sidang promosi yang diselenggarakan di Aula Fisip Unhas, akhirnya Arifin Jakani resmi menyandang gelar Doktor.
Politikus dari partai Demokrat itu berhasil meyakinkan para pengujinya tersebut pada sidang yang memakan waktu hampir 3 jam lamanya.
“Terimakasih atas bimbingan dari promotor dan co-promotor dan semua pihak yang telah membantu kami. Tak lupa support dari keluarga adalah pelecut kami untuk menyelesaikan studi S3 ini,” ujar Arifin. Senin (13/03/2023).
Besar harapan Arifin melalui disertasinya ini, otonomi daerah tidak dilakukan dengan setengah hati. Ia melihat, pemerintah daerah mengalami kesulitan untuk mengembangkan daerahnya karena banyak melibatkan pemerintah pusat dalam hal pengambilan kebijakan.
Arifin juga mendapat pujian dari Wali Kota Gorontalo, Marten Taha, yang juga menjadi penguji pada disertasinya tersebut. Marten menilai, dengan pengalaman yang dimiliki Arifin membuat disertasi yang ia buat terlihat sangat baik.
“Saya rasa saudara (Arifin) sangat menguasai ya, sehingga pantas dipromosikan menjadi doktor bidang antropologi,” tandasnya. (Iyal/rls)














