Kota Gorontalo– SDN 20 Dungingi, Kota Gorontalo, terpilih sebagai sekolah uji coba penerima makanan bergizi dengan menu berbasis ikan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. Uji coba ini dilaksanakan pada Ahad (22/12/2024) dan dihadiri oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Gorontalo, Ismail Madjid, beserta Camat Dungingi.
Dalam sambutannya di hadapan para siswa, Ismail Madjid menyatakan dukungannya terhadap program makan gratis yang akan dimasifkan mulai tahun depan. Ia menekankan pentingnya pemenuhan gizi untuk anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.
“Saya, sebagai perwakilan dari pemerintah daerah, sangat mendukung diprogramkannya makan siang gratis yang akan dimasifkan mulai tahun depan. Pemenuhan gizi untuk generasi penerus harus dilakukan, apalagi hari ini menunya adalah ikan,” ujar Ismail.
Dalam kesempatan itu, Ismail juga menjelaskan manfaat ikan sebagai sumber gizi yang sangat baik untuk perkembangan otak anak-anak. Ia memberikan contoh negara Jepang, yang menurutnya, dikenal memiliki penduduk dengan tingkat kecerdasan tinggi karena kebiasaan mengonsumsi ikan.
“Kita harus mencontoh orang Jepang. Mereka pintar-pintar karena banyak makan ikan. Ikan itu memiliki kandungan gizi yang sangat penting untuk perkembangan otak anak-anak,” jelasnya.
Ismail berharap program makan bergizi berbasis ikan ini dapat berhasil dan memenuhi tujuan utamanya, yaitu menciptakan generasi yang sehat dan cerdas. Ia optimistis program ini akan menjadi salah satu langkah penting untuk mewujudkan Generasi Emas Indonesia pada 2045.
Program ini direncanakan untuk diterapkan secara masif di seluruh sekolah pada tahun 2025. Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan masyarakat, diharapkan program ini dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat besar bagi anak-anak Indonesia.














