, Serdang Bedagai – Bicara tentang ekonomi tentu berkaitan erat dengan perkembangan infrastruktur. Hal inilah yang terus ditingkatkan di setiap daerah (kabupaten/kota) termasuk Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Provinsi Sumatera Utara.
Apa itu Infrastruktur?
Infrastruktur merupakan wujud modal publik yang terdiri dari jalan umum, jembatan, saluran pembuangan dan lain lainnya, sebagai investasi yang dilakukan oleh pemerintah demi mendongkrak perekonomian masyarakat.
Dari penjelasan diatas sudah jelas sekali bahwa infrastruktur sangat erat kaitannya dalam peningkatan ekonomi ditengah tengah masyarakat, seperti sarana jalan. Wira usaha, bisnis, pertanian, dan lain sebagainya, tidak akan berjalan dengan baik tanpa ada sarana jalan bagus dan mulus.
7 Program “Sapta Dambaan” di Sergai, salah satunya program “Infrastruktur Terintegrasi”
Di Sergai sendiri, Infrastruktur terintergrasi merupakan salah satu dari 7 Program “Sapta Dambaan”. Pemerintah di Tanah Bertuah Negeri Beradat ini tengah gencar- gencarnya membangun serta meningkatkan sarana jalan sebagai salah satu akses yang dibutuhkan.
H. Darma Wijaya dan H. Adlin Umar Yusri Tambunan, yang dilantik pada tanggal 26 Februari 2021 lalu, juga tak sia-sia dipilih oleh rakyat sebagai pasangan pemimpin Kabupaten Sergai. Mereka hingga saat ini terus menunjukkan eksistensi dan kinerjanya di hadapan masyarakat Sergai dalam hal pembangunan Infrastruktur di daerah.
Ditahun 2021 dimana negeri ini masih dihadapkan dengan pandemi Covid-19, Pemerintah Kabupaten Sergai mampu memberikan yang terbaik untuk masyarakatnya dengan membangun infrastruktur jalan yang mulus di 17 Kecamatan.
Artinya, dengan anggaran yang lebih rendah dibanding tahun sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai mampu mewujudkan impian masyarakatnya. Meskipun belum semuanya dapat terealisasi.
Pemerintah Kabupaten Serdang ditahun 2021, sudah membangun sebanyak 100 pembangunan Insfrastruktur yang terealisasi di 17 Kecamatan di Kabupaten Serdang Bedagai dengan sumber dana dari anggaran PEN, DAK, APBD, dan P-ABPD tahun 2021. Ini merupakan bentuk dari keberhasilan Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai dalam mewujudkan keinginan masyarakatnya.
Total secara keseluruhan panjang jalan Kabupaten Serdang Bedagai yang sudah dikerjakan pada tahun 2021 dengan sumber dana DAK adalah sepanjang 22,581 kilo meter. Sedangkan yang bersumber dari Dana APBD sepanjang 32,468 kilometer. Yang bersumber dari dana PEN sepanjang 74,089 kilometer dan yang bersumber dari dana P-ABPD tender 1,417 kilometer. Jadi total secara keseluruhan jalan yang sudah dibangun oleh Pemkab Sergai sepanjang 130.56 kilometer, di tahun 2021.
Jalan yang sudah dibangun Pemerintah Kabupaten Sergai
Berikut ini beberapa pekerjaan/peningkatan jalan yang sudah dilakukan Pemerintah Kabupaten Sergai:Bersumber dari Dana PEN TA 2021
Bangunan jalan yang bersumber dana PEN TA 2021, sebanyak 25 program kegiatan di 13 Kecamatan dengan penanganan Hotmix, rigit beton, sirtu yang merupakan status jalan Kabupaten.
Bersumber dari dana DAK
Kemudian Pembangunan jalan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK), ada 10 program yang sudah dikerjakan Pemkab Sergai melalui Dinas PUPR Kabupaten Serdang Bedagai.10 program tersebut terletak di 5 Kecamatan, yaitu Kecamatan Teluk Mengkudu, Kecamatan Perbaungan, Kecamatan Sipispis, Kecamatan Pegajahan dan Kecamatan Tanjung Beringin.
Kecamatan Teluk Mengkudu pembangunan jalan Hotmix dengan panjang 7,576 meter dan lebar 4 meter.Kecamatan Perbaungan pembangunan jalan Hotmix sepanjang 2,120 meter dan lebar 4 meter, kecamatan Pegajahan pembangunan Jalan Hotmix sepanjang 1,959 meter dan lebar 4 meter, kecamatan Sipispis pembangunan jalan Hotmix sepanjang 4,741 meter dan lebar 4 meter, serta pembangunan Rabat Beton panjang 453 meter dengan lebar 4 meter.
Kecamatan Tanjung Beringin pembangunan Lapen dengan status jalan desa Strategis yakni pembangunan jalan sepanjang 1,295 meter dan lebar 3,5 meter dan pembangunan jalan sepanjang 596 meter dan lebar 3,5 meter dan pembangunan jalan sepanjang 400 meter dan lebar 3 meter.
Dan untuk Kecamatan Tanjung Beringin juga dibangun dengan status jalan kabupaten yakni pembangunan jalan Hotmix sepanjang 1,235 meter dan lebar 4 meter, Pembangunan jalan Hotmix sepanjang 3,042 meter dan lebar 4 meter dan pembangunan jalan Hotmix sepanjang 1,455 meter dengan lebar 4 meter.
Kemudian kegiatan dengan penanganan pembangunan Hotmix, Rabat Beton, Jembatan dan TPT hingga drainase yang terbagi di 17 Kecamatan dengan status Jalan Kabupaten, objek wisata, ada 54 kegiatan yang tersebar diwilayah Kabupaten Serdang Bedagai.
Sumber dana dari P-APBD Sergai
Kemudian realisasi sumber dana P-APBD sebanyak 10 program kegiatan yang juga terbagi di 3 Kecamatan terdiri dari Perbaungan sebanyak 8 program kegiatan yakni, Teluk Mengkudu sebanyak 1 program kegiatan dan terakhir Dolok Masihul 1 program kegiatan dengan penanganan jalan Hotmix dengan status jalan Kabupaten.
Kemudian ada beberapa infrastruktur lain yang juga telah dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai pada tahun 2021, yaitu infrastruktur jembatan, yang selama ini memang sangat membutuhkan sentuhan pemerintah.Jembatan juga sangat penting dalam meningkatkan perekonomian ditengah tengah masyarakat. Karena semua pelaku usaha baik itu wira usaha, pertanian dan lain sebagainya, tidak akan bisa berjalan lancar apa bila jembatan penghubung yang mereka lalui rusak parah.
Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai, dengan program “Sapta Dambaan” juga tak luput perhatiannya terhadap jembatan jembatan yang sangat membutuhkan sentuhan pemerintah tersebut. “Infrastruktur Terintegrasi” terus ditingkatkan.
Lewat program “Infrastruktur Tertegrasi” Pemkab Sergai terus melakukan upaya pembangunan terhadap jembatan jembatan yang memang sangat mengkhawatirkan.
Di tahun 2021, Pemkab Sergai berhasil mewujudkan impian masyarakat dan membangun beberapa jembatan.
Salah satunya jembatan di Desa Sialang Buah, Kecamatan Teluk Mengkudu. Pemkab Sergai telah merenovasi jembatan yang merupakan penghubung antara jalan Desa Sialang Buah menuju Pantai Sialang Buah. Dan ini merupakan wujud dari bentuk keberhasilan Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai beserta jajarannya menunjukkan kerja kerasnya sehingga jembatan menuju wisata pantai tersebut dapat terlihat indah dan bagus.
Keberhasilan itu ditandai dengan peresmian Jembatan Sialang Buah pada tanggal 5 Januari 2022 lalu oleh Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai melalui Wakil Bupati H.Adlin Umar Yusri Tambunan ST, MSP. Dalam persmian jembatan tersebut juga dihadiri para OPD di Pemerintahan Kabupaten Serdang Bedagai, masyarakat, serta para tokohajnnya.
Jembatan Sialang Buah tersebut juga menandai lahirnya icon wisata di Kabupaten Serdang Bedagai, serta menjadi kebanggaan masyarakat Tanah Bertuah Negeri Beradat. Dan Keberadaannya tentu akan menarik minat ribuan wisatawan baik domestik maupun wisatawan mancanegara untuk datang ke Pantai Sialang Buah. Terbukti dengan indahnya jembatan Sialang Buah itu, masyarakat atau pengunjung banyak yang datang untuk melihat keindahan jembatan penghubung Wisata Pantai Sialang Buah tersebut.Hal ini tentu saja akan meningkatkan perekonomian masyarakat diwilayah itu, terutama para pedagang, omsetnya tentu akan bertambah dengan ramainya pengunjung yang datang.
Kemudian jembatan yang terletak di Dusun 2 Desa Lubuk Dendang, Kecamatan Perbaungan. Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai juga telah berhasil membangun jembatan tersebut. Sebelumnya jembatan yang sangat vital bagi kebutuhan masyarakat di Desa itu, kondisinya memang sangat mengkhawatirkan serta sangat membahayakan pengguna yang melalui jembatan itu.
Namun berkat keseriusan Bupati dan Wakil Bupati Sergai dalam upaya peningkatan infrastruktur, Pemkab Sergai ditahun 2021 juga telah sukses membangun jembatan itu. Jembatan tersebut diresmikan pada tanggal 20 Desember 2021 lalu. Wakil Bupati Sergai H.Adlin Umar Yusri Tambunan, ST, MSP, meresmikan jembatan itu, tanda selesainya sebuah bangunan oleh Pemkab Sergai. Dan saat ini jembatan itu sudah bisa digunakan bahkan bisa dilalui kendaraan dengan berat tonasi sekitar 12 ton.Saat ini masyarakat telah dapat menggunakan jembatan tersebut tanpa ada keraguan.
Begitu juga dengan Jembatan Sungai Mandaris 1, yang terletak di Desa Penggalangan, Kecamatan Tebing Syahbandar. Pemkab Sergai juga telah memperbaiki jembatan tersebut ditahun 2021 lalu. Sebelumnya jembatan tersebut juga tergolong sangat mengkhawatirkan bagi masyarakat pengguna. Namun dengan program “Sapta Dambaan” Pemkab Sergai, sehingga dengan program tersebut, pemkab Sergai telah memperbaiki jembatan itu.
Pada tanggal 5 Januari 2022 lalu, Bupati dan Wakil Bupati Sergai telah meresmikan jembatan itu.Peresmian Jembatan Sungai Mandaris I itu ditandai dengan Penguntingan Pita yang dilakukan langsung oleh Bupati Serdang Bedagai H. Darma Wijaya dan Wakil Bupati Sergai H. Adlin Umar Yusri Tambunan, ST, MSP.
7 Program “Sapta Dambaan” (SAPDA)
1.Sekolah Mandiri, Terampil, Asri dan Berkualitas (Sekolah Mantab)
2.Masyarakat sehat dan religius
3.Pertanian mandiri dan berkelanjutan
4.Infrastruktur Terintegrasi
5.Ekonomi berdaya saing
6.Wisata Maju Terus.
7.Birokrasi Dambaan.
Target Bupati dan Wakil Bupati tentang Infratruktur Jalan
Bupati Sergai, H.Darma Wijaya dan Wakil Bupati Serdang Bedagai H. Adlin Umar Yusri Tambunan, ST, MSP menargetkan sampai dengan tahun 2024 nanti tidak ada lagi jalan yang rusak di kabupaten ini. Bersama jajaran pemerintah, bupati dan wakil bupati menargetkan semua jalan di Sergai harus mulus dan rapi.
Lensa

















