Peneliti Unair Surabaya Temukan Obat Penawar Covid-19

Dailypost.id
Foto: istimewa

DAILYPOST.ID – Hampir seluruh negara di dunia, bahkan Indonesia hingga saat ini terus dibuat resah oleh Pandemi Virus Corona atau Covid-19.

Teror corona ini pun mendorong Indonesia untuk mencari serta melakukan penelitian terkait obat penangkal Covid-19.

Setelah melakukan berbagai riset dan uji klinis, tim peneliti dari Universitas Airlangga, Surabaya, mengklaim berhasil mengembangkan obat ampuh penangkal Covid-19.

Dikutip dari laman news.unair.ac.id, Tim Peneliti Airlangga berkolaborasi dengan BNPB serta BIN, berhasil menemukan 5 kombinasi obat. Diketahui, temuan ini berasal dari sejumlah obat yang telah beredar di pasaran.

Baca Juga:   Bupati Anas Jusuf Terima Survei Kepatuhan Ombudsman

Kombinasi obat ini diklaim memiliki potensi dan efektifitas yang cukup bagus sebagai pencegah maupun dalam mengobati pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

Ketua Pusat Penelitian dan Pengembangan Stem Cell Universitas Airlangga, Purwati, mengatakan obat itu terdiri dari Lopinavir/ritonavir dengan azithromicyne, Lopinavir/ritonavir dengan doxycyline, Lopinavir/ritonavir dengan chlaritromycine, Hydroxychloroquine dengan azithromicyne, terakhir Hydroxychloroquine dengan doxycycline.

Ia menjelaskan, regimen kombinasi obat corona virus tersebut belum diperjualbelikan secara bebas.

Saat ini, sudah ada ratusan obat yang sudah diproduksi dan akan disebarkan kepada rumah sakit yang membutuhkan. (**)

Baca Juga:   Iuran BPJS Kesehatan Naik, BEM Fekon UG Menilai Strategi Ekonomi Pemerintah "Blunder"
Share:   
https://wa.wizard.id/003a1b
Rekomendasi Produk TikTokShop

Promo Kursi Gaming

Rp5xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Kursi Kerja Ergonomis

Baca Juga:   Mahasiswa Senior Fekon UG Bangun Karakter dan Beri Semangat ke MABA

Rp3xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

FOLLOW US ON FACEBOOK
FOLLOW US ON INSTAGRAM
FOLLOW US ON TIKTOK
@dailypost.id
ekakraf multimedia